Polemik Ijazah, Denny Indrayana: Sumber Masalahnya Ada Pada Mantan Presiden Jokowi
Rabu, 26 November 2025 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Maka itu, dia pun mempertanyakan bagaimana seorang tersangka bisa dijerat pidana, padahal soal keaslian ijazah tersebut belum pernah muncul ke publik.
Meski polisi mengeklaim memiliki 100 bukti dalam kasus Roy Suryo Cs, dia mempertanyakan bukti utama berupa ijazah asli tersebut.
"Kalau kemudian teman-teman kepolisian mengatakan ada lebih dari 100 bukti, lah saya sepakat satu bukti utamanya itu ijazah aslinya mana?" paparnya.
Dia lantas menyebutkan, sejatinya sumber masalah dalam kasus ijazah Jokowi yang berlarut-larut selama bertahun-tahun hingga saat ini itu berada pada Jokowi itu sendiri. Pasalnya, Jokowi lah pemegang ijazah asli tersebut yang hingga kini pun dia mempertanyakan mengapa tidak menunjukannya ke publik.
"Karena beliau punya bukti asli itu dan bukti asli itu tidak ditunjukan dan akhirnya sampai berlarut-larut sampai memunculkan gugatan yang katanya 7 perdata, tata usaha negara, ada yang dipenjarakan 2 orang, Mas Bambang Tri sama Gusnur, ada KIP, sedemikian masalah hukum dan pak Jokowi tetap pada pendirian 'nanti saya tunjukan', kapan?" tandasnya.
Meski polisi mengeklaim memiliki 100 bukti dalam kasus Roy Suryo Cs, dia mempertanyakan bukti utama berupa ijazah asli tersebut.
"Kalau kemudian teman-teman kepolisian mengatakan ada lebih dari 100 bukti, lah saya sepakat satu bukti utamanya itu ijazah aslinya mana?" paparnya.
Dia lantas menyebutkan, sejatinya sumber masalah dalam kasus ijazah Jokowi yang berlarut-larut selama bertahun-tahun hingga saat ini itu berada pada Jokowi itu sendiri. Pasalnya, Jokowi lah pemegang ijazah asli tersebut yang hingga kini pun dia mempertanyakan mengapa tidak menunjukannya ke publik.
"Karena beliau punya bukti asli itu dan bukti asli itu tidak ditunjukan dan akhirnya sampai berlarut-larut sampai memunculkan gugatan yang katanya 7 perdata, tata usaha negara, ada yang dipenjarakan 2 orang, Mas Bambang Tri sama Gusnur, ada KIP, sedemikian masalah hukum dan pak Jokowi tetap pada pendirian 'nanti saya tunjukan', kapan?" tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :