Menhan Targetkan Bentuk 150 Batalyon per Tahun untuk Jaga Wilayah dan Aset Vital
Senin, 24 November 2025 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menhan Bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Bahas Isu Pasokan Senjata ke KKB?
"Serta menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita," ucapnya.
Sjafrie mengatakan, pengamanan ini merupakan kewenangan TNI untuk menjalankan fungsi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang tertuang di UU TNI. Operasi pengamanan aset vital nasional itu akan dimulai dalam waktu dekat.
"Kita akan laksanakan ini terhitung mulai Desember, dengan menugaskan pasukan-pasukan dari TNI Angkatan Darat dan juga akan dipantau oleh BAIS, untuk bisa mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman yang potensial, yang mungkin muncul, sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik," ucapnya.
"Serta menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita," ucapnya.
Sjafrie mengatakan, pengamanan ini merupakan kewenangan TNI untuk menjalankan fungsi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang tertuang di UU TNI. Operasi pengamanan aset vital nasional itu akan dimulai dalam waktu dekat.
"Kita akan laksanakan ini terhitung mulai Desember, dengan menugaskan pasukan-pasukan dari TNI Angkatan Darat dan juga akan dipantau oleh BAIS, untuk bisa mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman yang potensial, yang mungkin muncul, sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :