Operasi Zebra 2025, Korlantas Gencarkan Penindakan Balap Liar dan Perlindungan Pejalan Kaki
Sabtu, 22 November 2025 - 19:38 WIB
loading...
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut pihaknya menggencarkan penindakan balap liar dan pelindungan pejalan kaki pada Operasi Zebra 2025. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Operasi Zebra 2025 memasuki hari kelima (H5), Korlantas Polri berkomitmen melindungi pejalan kaki sebagai pengguna jalan paling rentan. Kegiatan perlindungan pejalan kaki meningkat signifikan pada hari kelima operasi, tercatat sebanyak 989 kegiatan di seluruh wilayah.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi atas peningkatan kegiatan tersebut. Pola ini menegaskan komitmen jajaran untuk menjaga keselamatan kelompok pengguna jalan yang paling rentan. Dokumentasi H5 memperlihatkan personel ditempatkan di titik penyeberangan, kawasan sekolah, dan pasar, serta di simpang rawan dan kawasan pendidikan.
Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas peningkatan ini dan meminta agar intensitas edukasi tetap dijaga sepanjang operasi. Kakorlantas menekankan masyarakat membutuhkan informasi keselamatan yang berulang agar terbentuk kebiasaan berkendara yang aman.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Dimulai Besok, Terobos Lampu Merah hingga Lawan Arus Bakal Ditindak
Selain perlindungan terhadap pejalan kaki, intensitas edukasi dan pencegahan secara keseluruhan juga mengalami lonjakan. Kegiatan pre-emtif (Binluh) H5 mencatat peningkatan signifikan dengan total 64.461 kegiatan. Di sisi preventif, total kegiatan mencapai 730.018 kegiatan, termasuk penempatan personel di titik rawan pelanggaran sebanyak 101.122 kegiatan.
Meskipun fokus pada edukasi dan pencegahan, penindakan hukum tetap berjalan tegas dengan didominasi teknologi. Total penindakan pelanggaran H5 mencapai 347.409 perkara. Penindakan melalui ETLE statis tercatat 35.376 dan ETLE mobile 32.698 perkara. Sementara itu, polisi juga mencatat 396 kegiatan penertiban balap liar di seluruh wilayah, dengan 381 kendaraan R2 terjaring.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Utamakan Keselamatan Warga, Analis Puji Kakorlantas Polri
Kakorlantas menyampaikan agar jajarannya tetap menjaga kualitas dokumentasi penindakan untuk mendukung transparansi. Kakorlantas mengarahkan agar ETLE tetap menjadi kanal utama penindakan sehingga objektivitas dan akuntabilitas dapat terjaga.
“Penanganan balap liar dan keselamatan pejalan kaki harus tetap menjadi fokus harian seluruh Polda. Hal ini juga penting untuk menanggapi data kecelakaan,” katanya, Sabtu (22/11/2025).
Data laka H5 Operasi Zebra mencatat 912 kejadian, dengan korban meninggal dunia mencapai 95 orang. Kakorlantas meminta seluruh polda segera memperbarui daftar 10 titik rawan laka tertinggi untuk tindakan korektif cepat.
Kakorlantas mengajak seluruh masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari. Kakorlantas juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran dalam menjaga stabilitas kamseltibcarlantas selama pelaksanaan operasi.
"Korlantas Polri berkomitmen untuk melanjutkan Operasi Zebra 2025 dengan standar profesionalisme yang tinggi," ucapnya.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi atas peningkatan kegiatan tersebut. Pola ini menegaskan komitmen jajaran untuk menjaga keselamatan kelompok pengguna jalan yang paling rentan. Dokumentasi H5 memperlihatkan personel ditempatkan di titik penyeberangan, kawasan sekolah, dan pasar, serta di simpang rawan dan kawasan pendidikan.
Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas peningkatan ini dan meminta agar intensitas edukasi tetap dijaga sepanjang operasi. Kakorlantas menekankan masyarakat membutuhkan informasi keselamatan yang berulang agar terbentuk kebiasaan berkendara yang aman.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Dimulai Besok, Terobos Lampu Merah hingga Lawan Arus Bakal Ditindak
Selain perlindungan terhadap pejalan kaki, intensitas edukasi dan pencegahan secara keseluruhan juga mengalami lonjakan. Kegiatan pre-emtif (Binluh) H5 mencatat peningkatan signifikan dengan total 64.461 kegiatan. Di sisi preventif, total kegiatan mencapai 730.018 kegiatan, termasuk penempatan personel di titik rawan pelanggaran sebanyak 101.122 kegiatan.
Meskipun fokus pada edukasi dan pencegahan, penindakan hukum tetap berjalan tegas dengan didominasi teknologi. Total penindakan pelanggaran H5 mencapai 347.409 perkara. Penindakan melalui ETLE statis tercatat 35.376 dan ETLE mobile 32.698 perkara. Sementara itu, polisi juga mencatat 396 kegiatan penertiban balap liar di seluruh wilayah, dengan 381 kendaraan R2 terjaring.
Baca juga: Operasi Zebra 2025 Utamakan Keselamatan Warga, Analis Puji Kakorlantas Polri
Kakorlantas menyampaikan agar jajarannya tetap menjaga kualitas dokumentasi penindakan untuk mendukung transparansi. Kakorlantas mengarahkan agar ETLE tetap menjadi kanal utama penindakan sehingga objektivitas dan akuntabilitas dapat terjaga.
“Penanganan balap liar dan keselamatan pejalan kaki harus tetap menjadi fokus harian seluruh Polda. Hal ini juga penting untuk menanggapi data kecelakaan,” katanya, Sabtu (22/11/2025).
Data laka H5 Operasi Zebra mencatat 912 kejadian, dengan korban meninggal dunia mencapai 95 orang. Kakorlantas meminta seluruh polda segera memperbarui daftar 10 titik rawan laka tertinggi untuk tindakan korektif cepat.
Kakorlantas mengajak seluruh masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari. Kakorlantas juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran dalam menjaga stabilitas kamseltibcarlantas selama pelaksanaan operasi.
"Korlantas Polri berkomitmen untuk melanjutkan Operasi Zebra 2025 dengan standar profesionalisme yang tinggi," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :