Mardiono Tegaskan Pesan Prabowo: Pesantren Siap Jadi Lumbung Pangan Baru

Sabtu, 22 November 2025 - 11:26 WIB
loading...
Mardiono Tegaskan Pesan...
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menegaskan kembali tentang kemandirian pangan nasional saat mengunjungi Pondok Pesantren Az Zawiyah, Garut, Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menegaskan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya membangun kemandirian pangan nasional sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Mardiono saat hadir di Pondok Pesantren Az Zawiyah, Garut, Jawa Barat yang menurutnya memiliki potensi besar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi berbasis pangan.

Mardiono mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan arah kebijakan utama ketahanan pangan melalui Asta Cita. Salah satunya adalah memperkuat ekosistem pangan nasional melalui peran aktif desa, komunitas, hingga lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren.

Baca juga: Ketahanan Pangan Nasional sebagai Pilar Kedaulatan

“Pondok pesantren bukan hanya benteng akhlak, tetapi juga kekuatan ekonomi umat. Di sinilah energi besar itu berada,” ujar Mardiono, dikutip Sabtu (21/11/2025).



Mardiono memaparkan, pada periode Januari–November 2025, Indonesia berhasil mencatat peningkatan produksi jagung sebesar 12,62% dan beras 8,26%. Bahkan, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras sepanjang 2025. “Ini bukti bahwa kemandirian pangan bisa dicapai ketika seluruh elemen bangsa bergerak bersama,” tegasnya.

Dia mengatakan, pondok pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat pertanian, peternakan, dan pengembangan usaha kecil menengah. Dengan keterlibatan santri, alumni, dan masyarakat sekitar, pesantren diyakini mampu menjadi model ekosistem pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Baca juga: Percepatan Kemandirian Pangan, Mentrans Siapkan Tenaga Kerja

Pria yang juga memimpin partai berlambang Kabah ini melanjutkan, santri masa kini tidak hanya mempelajari ilmu agama, tetapi juga diharapkan untuk menguasai ilmu pertanian, teknologi, ekonomi, hingga kewirausahaan. Hal inilah yang akan melahirkan generasi emas, sebagai penopang visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

“Jika setiap pesantren mengelola lahan, memelihara ternak, mengolah hasil panen, dan mencetak agropreneur muda, maka kita sedang membangun jutaan pusat kedaulatan pangan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Terakhir, Mardiono juga memberikan apresiasi kepada Ponpes Az Zawiyah atas kontribusinya dalam pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Dengan kolaborasi pemerintah, pesantren, dan masyarakat, InsyaAllah Indonesia menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tutupnya.

Adapun silaturahmi Mardiono ke Ponpes Az Zawiyah kali ini disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Doktor Syekh Ihyan Badruzaman, para kiai, santri, dan ribuan jamaah tarekat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Rekomendasi
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Berita Terkini
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved