Oegroseno Soroti Tindakan Polisi Menembak Lutut Terduga Pelaku Kejahatan

Selasa, 18 November 2025 - 10:35 WIB
loading...
Oegroseno Soroti Tindakan...
Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Tindakan polisi menembak lutut atau kaki seseorang terduga pelaku kejahatan yang dianggap akan melarikan diri sebaiknya dihilangkan. Sebab, polisi bertugas menghadirkan terduga pelaku atau tersangka ke pengadilan.

Saran tersebut disampaikan mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno. Oegroseno mengatakan, sangat banyak hal yang perlu diubah terkait reformasi Polri .

"Sebetulnya itu (menembak lutut) harus dihilangkan, karena polisi bertugas menghadirkan selain berkas perkara, yang diduga terduga pelaku atau tersangka kepada jaksa untuk dibawa ke pengadilan. Jangan sampai pelaku yang belum dapat vonis pengadilan sudah dieksekusi duluan. Hal-hal seperti ini harusnya dilakukan perubahan," ujar Oegroseno dalam podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Selasa (18/11/2025).

Baca Juga: Mantan Wakapolri Oegroseno: Masa Jabatan Kapolri Rata-rata 2,5 Tahun

Oegroseno mengatakan, jangan sampai tindakan menembak lutut itu menjadi sebuah keharusan. "Mau nggak mau ini harus diubah. Sehingga mohon maaf, manusia itu semua ciptaan Allah, ciptaan Tuhan. Kalau bisa menangkap pelaku hidup-hidup, dibawa ke pengadilan, lebih baik daripada alasan melumpuhkan," katanya.



Menurut Oegroseno, di Amerika, tidak ada tembakan peringatan. Jika orang sudah diberikan peringatan oleh polisi untuk angkat tangan, jangan sekali-kali mengambil gerakan yang mencurigakan bahwa dia akan mengambil senjata.

"Langsung ditembak di kepala atau jantung. Makanya warga Amerika sudah tahu, kalau berhadapan dengan polisi, pasti angkat tangan," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved