Ketegasan Kejagung Dinilai sebagai Bukti Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Senin, 17 November 2025 - 22:16 WIB
loading...
Ketegasan Kejagung Dinilai...
Kejaksaan Agung (Kejagung). Foto/Dok Kejagung
A A A
JAKARTA - Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Kejaksaan Agung ( Kejagung ) sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik dianggap sebagai bukti nyata bahwa ketegasan dan konsistensi dalam penegakan hukum mampu mengembalikan harapan masyarakat. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) KH Jeje Zaenudin.

Kiai Jeje menilai kepercayaan publik meningkat karena Kejagung menunjukkan keseriusan dan keberanian dalam menindak berbagai kasus besar, termasuk kasus-kasus korupsi bernilai jumbo yang selama ini kerap tersendat. “Ini membuktikan bahwa ketika lembaga penegak hukum bekerja serius, konsisten, dan maksimal, banyak kasus pelanggaran hukum yang besar dan berat dapat diungkap dan ditindak dengan tegas. Sehingga berdampak kepada harapan dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya dikutip pada Senin (17/11/2025).

Menurut dia, ketegasan Kejagung dalam memberantas pelanggaran hukum tidak lepas dari dukungan langsung kepala negara. Dia berpendapat bahwa dukungan tersebut membuat Kejagung lebih leluasa dan berani menindak siapa pun tanpa pandang bulu.

Baca juga: Persepsi Positif Publik Dinilai sebagai Bukti Kinerja Kejaksaan Diakui



“Ketegasan Kejagung dalam memberantas pelanggaran hukum tidak lepas dari dukungan kuat dari kebijakan kepala negara secara itu sendiri secara langsung. Sehingga tentu saja Kejagung tidak akan ragu dan sungkan untuk membongkar semua kejahatan yang merugikan negara dengan garansi dukungan kepala negara,” imbuhnya.

Dia pun menyinggung bahwa selama ini ketidakpercayaan publik terhadap penegakan hukum kerap muncul karena kasus-kasus megakorupsi selalu tersendat di tengah keterlibatan pihak-pihak berkuasa. Akan tetapi, ketika lembaga hukum berani menindak tegas pelaku korupsi tanpa pandang jabatan, maka hal itu menjadi sinyal kuat bahwa negara berpihak kepada rakyat.

“Ketika kasus megakorupsi dapat dibongkar dan ditindak dengan tegas, itu menunjukkan negara pro kepentingan rakyat, bukan pro penguasa. Artinya negara tidak lagi menjadi backing pelaku megakorupsi sehingga penegak hukum dapat bekerja secara independen,” ujar Ketua MUI Pusat ini.

Dengan langkah tegas itu, lanjut dia, lembaga penegak hukum kini kembali memiliki wibawa dan kepercayaan masyarakat pun tumbuh kembali. “Maka lembaga penegak hukum kembali bertaji dan masyarakat punya harapan serta kepercayaan kembali,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa Kejagung menempati posisi teratas sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya publik, di atas Kepolisian dan KPK.

Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan total terhadap Kejaksaan Agung mencapai 76 persen, terdiri dari 10 persen sangat percaya dan 66 persen cukup percaya. Sementara KPK mencatat total kepercayaan 70 persen, 11 persen sangat percaya dan 59 persen cukup percaya. Lalu disusul Polri total kepercayaan 66 persen, 11 persen sangat percaya dan 55 persen cukup percaya).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Rekomendasi
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved