PUI dan BKSAP DPR Sepakat Bangun Sinergi Perkuat Diplomasi Multitrack

Sabtu, 15 November 2025 - 13:59 WIB
loading...
PUI dan BKSAP DPR Sepakat...
Wakil Ketua BKSAP DPR Ravindra Airlangga bersama Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI Adhe Nuansa Wibisono. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR menjalin kerja sama. Keduanya sepakat membangun sinergi strategis untuk mengawal kepentingan Indonesia dan isu-isu umat Islam di kancah global.

Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan antara Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI dengan Wakil Ketua BKSAP DPR Ravindra Airlangga di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Ravindra menjelaskan posisi unik BKSAP sebagai ujung tombak second track diplomacy parlemen.

“Posisi BKSAP di dalam UU MD3 cukup berbeda dengan Komisi I DPR-RI,” kata Ravindra yang juga Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Golkar ini.

Baca juga: PUI Ungkap Alasan Dukung Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional



Dia membeberkan bahwa BKSAP berfokus pada jejaring diplomasi antarparlemen dan kerja sama dengan lembaga internasional multilateral. Sedangkan Komisi I DPR lebih berurusan dengan kewenangan anggaran dan pengawasan terhadap Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Dia menerangkan mekanisme kerja BKSAP dalam menangani isu sensitif di kawasan, seperti ASEAN. “BKSAP biasanya berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Luar Negeri untuk menyoroti isu-isu tertentu, mengingat prinsip organisasi ASEAN yang cenderung non-interference, terutama yang menyangkut kedaulatan negara anggota,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI Adhe Nuansa Wibisono mengungkapkan kesiapan PUI sebagai salah satu ormas Islam tertua dan terbesar di Indonesia untuk mendukung penuh program-program BKSAP. “Kami berharap pertemuan ini menjadi awal sinergi positif bagi PUI dengan BKSAP, khususnya dalam kerja sama strategis mengawal dan memberikan masukan konstruktif kepada parlemen dalam isu-isu kebijakan luar negeri,” ujar Wibisono.

Wibisono mengatakan, dengan ribuan lembaga pendidikan dan jaringan anggota sebanyak 20 juta orang, PUI memiliki peran signifikan dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah. Dia melanjutkan, PUI secara khusus siap mendukung BKSAP dalam mengawal isu kemerdekaan Palestina serta masalah kemanusiaan lainnya seperti minoritas Bangsamoro di Filipina Selatan, muslim Pattani di Thailand, dan krisis pengungsi Rohingya di Myanmar.

Dikatakannya, PUI juga mengapresiasi komitmen dan upaya Ravindra Airlangga beserta jajaran BKSAP DPR yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dan memperjuangkan isu-isu kemanusiaan di kawasan. Apresiasi juga ditujukan pada berbagai program BKSAP yang inklusif, seperti Focus Group Discussion (FGD), Serap Aspirasi, dan Silaturahmi Nasional yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, intelektual, organisasi masyarakat, hingga lembaga kemanusiaan.

Ravindra menegaskan bahwa BKSAP terbuka menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk ormas seperti PUI, untuk menentukan kebijakan kerja sama parlemen lintas negara. BKSAP berkomitmen untuk memperkuat multitrack diplomacy dan membangun sinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat sipil.

Melalui sinergi ini, PUI bertekad untuk mengoptimalkan berbagai peluang dan program yang ditawarkan BKSAP DPR guna bersama-sama mensukseskan diplomasi Indonesia yang lebih berdampak bagi perdamaian dan kemanusiaan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Aliansi 40 Ormas Islam...
Aliansi 40 Ormas Islam Tolak Kasus Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Dilimpahkan ke Polda Metro
Aliansi 40 Ormas Islam...
Aliansi 40 Ormas Islam yang Laporkan Ade Armando Cs Siap Hadirkan Saksi dan Ahli Terkait Ceramah JK
Ade Armando Akan Batalkan...
Ade Armando Akan Batalkan Permintaan Maaf Kalau Aliansi Ormas Islam Tak Cabut Laporan
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved