Setiap Orang Hari Ini Rentan Jadi Teroris, Reza Indragiri: Cuci Otak Sendiri melalui Media Sosial
Jum'at, 14 November 2025 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Reza, patut juga didalami apakah siswa pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara terkena paparan terorisme. Apalagi Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) itu kerap mengunjungi dark web atau situs gelap yang mengandung unsur kekerasan.
“Saya melihat aksi pelaku hanya sebatas perilaku atau pengamatan indra yang meniru aksi-aksi di luar negeri. Namun, juga harus diteliti apakah sedemikian jauh yang bersangkutan sudah masuk ke sistem keyakinan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan siswa pelaku peledakan beraksi secara mandiri dan tidak terhubung jaringan teror.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, anak berkonflik dengan hukum atau ABH diketahui merupakan seorang siswa aktif yang bertindak mandiri dan tidak terhubung dengan jaringan teror,” ujarnya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025).
Ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat (7/11/2025). Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban luka mencapai 96 orang.
“Saya melihat aksi pelaku hanya sebatas perilaku atau pengamatan indra yang meniru aksi-aksi di luar negeri. Namun, juga harus diteliti apakah sedemikian jauh yang bersangkutan sudah masuk ke sistem keyakinan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan siswa pelaku peledakan beraksi secara mandiri dan tidak terhubung jaringan teror.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, anak berkonflik dengan hukum atau ABH diketahui merupakan seorang siswa aktif yang bertindak mandiri dan tidak terhubung dengan jaringan teror,” ujarnya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025).
Ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat (7/11/2025). Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban luka mencapai 96 orang.
(jon)
Lihat Juga :