Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
Kamis, 13 November 2025 - 20:23 WIB
loading...
Pengamat ekonomi Esther Sri Astuti menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan dengan perencanaan matang dan berbasis bahan pangan lokal jadi penggerak ekonomi dan ketahanan pangan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan. Hal itu dapat tercapai dengan perencanaan yang matang dan berbasis bahan pangan lokal.
“Program Makan Bergizi Gratis tentu membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan gizi anak-anak dan membuka lapangan kerja baru di sektor pangan. Tetapi di sisi lain, bila kebutuhan bahan makanannya tidak dipenuhi dari dalam negeri, program ini bisa mendorong impor pangan,” ujar pengamat ekonomi Esther Sri Astuti di Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca juga: BGN Siapkan Dana Rp29 Triliun untuk Program MBG hingga Akhir 2025
Ia menjelaskan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada rantai pasok domestik. Jika bahan pangan seperti susu, telur, tepung, dan sumber karbohidrat lainnya diserap dari petani dan produsen lokal, maka akan terjadi efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi daerah.
“Program Makan Bergizi Gratis tentu membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan gizi anak-anak dan membuka lapangan kerja baru di sektor pangan. Tetapi di sisi lain, bila kebutuhan bahan makanannya tidak dipenuhi dari dalam negeri, program ini bisa mendorong impor pangan,” ujar pengamat ekonomi Esther Sri Astuti di Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca juga: BGN Siapkan Dana Rp29 Triliun untuk Program MBG hingga Akhir 2025
Ia menjelaskan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada rantai pasok domestik. Jika bahan pangan seperti susu, telur, tepung, dan sumber karbohidrat lainnya diserap dari petani dan produsen lokal, maka akan terjadi efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi daerah.
Lihat Juga :