Menuju Hari Sadar Risiko Nasional, Pemerintah Dorong Inovasi dan Budaya Antisipatif
Selasa, 11 November 2025 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Statistik Ketahanan Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Nurma Midayanti menuturkan peran data statistik juga perlu menjadi perhatian dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko sosial konomi.
“Tanpa data yang kredibel, sulit bagi masyarakat memahami arah pembangunan dan sulit bagi pemerintah melegitimasi kebijakan. Jadi untuk itulah ayo kita bersama-sama membangun literasi data sendiri,” ujar Nurma.
Pegiat Media Rachmadin Ismail memandang pentingnya sistem komunikasi publik yang berbasis data dan sains untuk memperkuat literasi risiko di masyarakat.
Dengan demikian masyarakat semakin memahami bahwa kesadaran akan risiko bukan hanya soal mitigasi bencana, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, kesehatan, sosial, hingga gaya hidup.
“Risiko itu nyata dan kerap muncul di luar kendali kita, tapi sistemnya juga harus kita jaga. Harapannya, forum seperti ini bisa melahirkan parameter baru bagi perencanaan kebijakan yang lebih sensitif terhadap risiko di masa depan,” katanya.
“Tanpa data yang kredibel, sulit bagi masyarakat memahami arah pembangunan dan sulit bagi pemerintah melegitimasi kebijakan. Jadi untuk itulah ayo kita bersama-sama membangun literasi data sendiri,” ujar Nurma.
Pegiat Media Rachmadin Ismail memandang pentingnya sistem komunikasi publik yang berbasis data dan sains untuk memperkuat literasi risiko di masyarakat.
Dengan demikian masyarakat semakin memahami bahwa kesadaran akan risiko bukan hanya soal mitigasi bencana, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, kesehatan, sosial, hingga gaya hidup.
“Risiko itu nyata dan kerap muncul di luar kendali kita, tapi sistemnya juga harus kita jaga. Harapannya, forum seperti ini bisa melahirkan parameter baru bagi perencanaan kebijakan yang lebih sensitif terhadap risiko di masa depan,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :