KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji, Mantan Penyidik Heran
Selasa, 11 November 2025 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Yudi menduga, KPK banyak pertimbangan. Yudi lalu menceritakan KPK dahulu berani menetapkan tersangka para pejabat aktif seperti ketua DPR, ketua DPD, menteri, hingga ketua Mahkamah Konstitusi (MK). "Artinya gini, saat itu sama (pejabat) aktif aja berani. Masak sekarang sama mantan (pejabat) bingung," tegasnya.
Sebelumnya, KPK meminta masyarakat bersabar terkait penetapan tersangka perkara dugaan korupsi penyelenggaraan haji. KPK menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan.
"Kemudian terkait dengan perkara haji, ini kapan diumumkan tersangkanya, sabar ya," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Kamis (25/9/2025).
Alasan masih belum diumumkannya tersangka ialah terkait barang bukti yang belum sempurna. Penyidik, kata Asep, tengah menghubungkan bukti-bukti aliran dana dari pihak travel, termasuk hubungan pada perkara tersebut. "Ada aliran dana dan lain-lainnya, itu belum sempurna. Sudah ada bukti, tapi masih terpisah-pisah," ujarnya.
Asep menjelaskan, KPK juga masih mencari informasi dan keterangan terkait penggunaan uang tersebut. Sejauh ini, kata Asep, yang paling terang ialah alur perintah terkait perkara korupsi tersebut. "Kalau alur perintahnya sudah jelas."
Sebelumnya, KPK meminta masyarakat bersabar terkait penetapan tersangka perkara dugaan korupsi penyelenggaraan haji. KPK menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan.
"Kemudian terkait dengan perkara haji, ini kapan diumumkan tersangkanya, sabar ya," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Kamis (25/9/2025).
Alasan masih belum diumumkannya tersangka ialah terkait barang bukti yang belum sempurna. Penyidik, kata Asep, tengah menghubungkan bukti-bukti aliran dana dari pihak travel, termasuk hubungan pada perkara tersebut. "Ada aliran dana dan lain-lainnya, itu belum sempurna. Sudah ada bukti, tapi masih terpisah-pisah," ujarnya.
Asep menjelaskan, KPK juga masih mencari informasi dan keterangan terkait penggunaan uang tersebut. Sejauh ini, kata Asep, yang paling terang ialah alur perintah terkait perkara korupsi tersebut. "Kalau alur perintahnya sudah jelas."
Lihat Juga :