Ferry Kurnia Perindo: Koruptor dan Ambisi Elite Bentuk Penjajah Pembangunan Modern

Senin, 10 November 2025 - 21:36 WIB
loading...
Ferry Kurnia Perindo:...
Sekjen DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengeluarkan pernyataan tegas pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dia menyebut musuh terbesar bangsa saat ini bukanlah penjajah fisik melainkan koruptor. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengeluarkan pernyataan tegas pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dia menyebut musuh terbesar bangsa saat ini bukanlah penjajah fisik melainkan anasir domestik yaitu koruptor dan ambisi pribadi para elite yang dianggapnya sebagai penjajah pembangunan modern.

Kang Ferry, sapaan akrabnya menegaskan momen Hari Pahlawan harus menjadi seruan moral bagi seluruh pejabat publik untuk menginternalisasi nilai-nilai pengorbanan dan menjauhi kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca juga: Koruptor di Indonesia Dihukum 6,5 Tahun Penjara, Koruptor di China Dieksekusi Mati

"Para pahlawan kita berjuang dengan darah dan air mata, tidak mengedepankan ambisi pribadi. Di Hari Pahlawan ini, kami mendesak seluruh elite, terutama para pejabat, untuk menginternalisasi nilai-nilai kepahlawanan itu. Jangan sampai ambisi pribadi justru menjadi penjajah baru yang menghambat gerak pembangunan dan merusak cita-cita bangsa," ujar Ferry di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Terkait tema Hari Pahlawan tahun ini, "Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan", tema ini memiliki makna mendalam bagi generasi penerus. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk mendedikasikan diri secara total.

"Tema ini memberikan makna yang jelas bahwa anak-anak bangsa harus mendedikasikan dirinya membangun di sektor apa pun yang mereka tekuni. Perjuangan kini adalah mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kedaulatan ekonomi," katanya.

Partai Perindo juga menyampaikan kritik sosial yang tajam, khususnya menargetkan tindakan korupsi yang dianggap sebagai pengkhianatan terbesar terhadap pengorbanan pahlawan.

"Tindakan korupsi adalah pengkhianatan terbesar. Kami menyerukan kritik sosial yang keras terhadap anasir yang menghambat pembangunan, termasuk dan terutama para koruptor. Melawan koruptor adalah bentuk perjuangan kemerdekaan kita hari ini," tegas Ferry.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pahlawan masa kini, mantan Komisioner KPU RI ini secara khusus menyoroti dan memberikan penghormatan tinggi kepada guru-guru di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

"Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru yang berjuang melawan kebodohan dan kemiskinan infrastruktur yang dengan gigih mencerdaskan kehidupan bangsa di daerah terpencil adalah implementasi nyata semangat pahlawan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.

Ferry berharap pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas untuk para guru dan tenaga kesehatan di wilayah 3T, karena mereka adalah pahlawan pendidikan dan kemanusiaan sejati di garis depan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Rekomendasi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved