Tolak Soeharto Dapat Gelar Pahlawan, Megawati Dinilai Belum Berdamai dengan Sejarah
Sabtu, 08 November 2025 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Yusak, keteladanan dalam menghargai tokoh masa lalu tanpa kehilangan sikap kritis telah dicontohkan oleh beberapa pemimpin, seperti Gus Dur, Taufiq Kiemas, hingga Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Hadirkan Pemerataan Pembangunan hingga Papua, Soeharto Dinilai Layak Jadi Pahlawan Nasional
“Sikap terbaik dalam menghargai tokoh masa lalu sudah ditunjukkan dalam kepemimpinan Prabowo. Dari awal dilantik, Prabowo terbuka dan merangkul semua kelompok, termasuk Mega dan PDIP. Hanya PDIP-nya saja yang tidak mau kan,” ujarnya.
Yusak menegaskan menjadikan Soeharto sebagai pahlawan nasional tidak berarti menghapus sisi kritis terhadap masa pemerintahannya. “Menjadikan Soeharto sebagai pahlawan nasional tidak berarti menghilangkan nalar kritis kita terhadap kepemimpinan Soeharto. Saya kira kita harus fair dan proporsional,” jelasnya.
Yusak juga menilai tidak adil apabila jasa Soeharto di bidang pembangunan diabaikan hanya karena kontroversi politik masa lalunya. “Tentu tidak adil jika melihat Soeharto hanya dari sisi keburukannya,” ujarnya.
Meski Soeharto naik ke tampuk kekuasaan bukan melalui pemilu, ia mampu membangun fondasi ekonomi nasional yang kuat melalui program pembangunan jangka panjang seperti Repelita.
Lihat Juga :