Burhanuddin Muhtadi: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan terhadap Presiden
Sabtu, 08 November 2025 - 20:48 WIB
loading...
Program 3 Juta Rumah yang digagas Menteri PKP Maruarar Sirait membawa dampak signifikan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Program 3 Juta Rumah yang digagas oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait membawa dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai keberhasilan program ini tidak terlepas dari kreativitas Maruarar dalam mengatasi tantangan pendanaan.
"Maruarar Sirait bekerja mewujudkan program 3 Juta Rumah Rakyat dengan kreatif. Beliau berjuang mencari pendanaan sendiri karena dana APBN yang dialokasikan untuk kementeriannya sangat kecil," ujar Burhanuddin usai menyampaikan hasil survei bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran’, Sabtu (8/11/2025).
Baca juga: Saksikan Akad Massal Rumah Subsidi, Prabowo: Janji 25.000 Terealisasi 26.000
"Keberhasilan implementasi ini, meski dengan keterbatasan anggaran, yang menjadikan dampak program ini luar biasa," sambungnya.
Dia menuturkan, program tersebut terbukti menjadi salah satu pendorong utama naiknya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden.
Baca juga: Presiden Prabowo Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350.000 Unit
"Yang lebih krusial, Program 3 Juta Rumah terbukti memiliki korelasi kuat dengan kepuasan kinerja Presiden," tegas Burhanuddin.
Survei Indikator dilakukan secara tatap muka, dalam rentang 20-27 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
* Bahkan, 87,1% dari responden yang puas terhadap program Tiga Juta Rumah juga menyatakan puas/sangat puas terhadap kinerja Presiden.
"Maruarar Sirait bekerja mewujudkan program 3 Juta Rumah Rakyat dengan kreatif. Beliau berjuang mencari pendanaan sendiri karena dana APBN yang dialokasikan untuk kementeriannya sangat kecil," ujar Burhanuddin usai menyampaikan hasil survei bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran’, Sabtu (8/11/2025).
Baca juga: Saksikan Akad Massal Rumah Subsidi, Prabowo: Janji 25.000 Terealisasi 26.000
"Keberhasilan implementasi ini, meski dengan keterbatasan anggaran, yang menjadikan dampak program ini luar biasa," sambungnya.
Dia menuturkan, program tersebut terbukti menjadi salah satu pendorong utama naiknya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden.
Korelasi Kuat dengan Kepuasan Presiden
Menurut temuan survei Indikator Politik Indonesia, dari kelompok responden yang mengetahui Program3 Juta Rumah, mayoritas atau 51,8% menyatakan puas/sangat puas (terdiri dari 46,3% cukup puas dan 5,5% sangat puas).Baca juga: Presiden Prabowo Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350.000 Unit
"Yang lebih krusial, Program 3 Juta Rumah terbukti memiliki korelasi kuat dengan kepuasan kinerja Presiden," tegas Burhanuddin.
Survei Indikator dilakukan secara tatap muka, dalam rentang 20-27 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Data survei menguatkan korelasi positif ini:
* Sebanyak 81,0% dari responden yang mengetahui program ini merasa puas/sangat puas terhadap kinerja Presiden.* Bahkan, 87,1% dari responden yang puas terhadap program Tiga Juta Rumah juga menyatakan puas/sangat puas terhadap kinerja Presiden.
(shf)