Dorong Transformasi Digital ASN, LAN Gelar Kompetisi Konten Pembelajaran Berbasis AI
Sabtu, 08 November 2025 - 15:55 WIB
loading...
Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus mendorong transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus mendorong transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Tujuannya untuk mampu beradaptasi dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Untuk mewujudkan hal itu, LAN mengajak seluruh ASN menyalurkan ide terbaiknya melalui “Kompetisi Konten Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence”.
Kegiatan ini merupakan upaya percepatan implementasi kebijakan baru terkait penyediaan konten pembelajaran digital yang inovatif, berkualitas, dan relevan bagi ASN di seluruh Indonesia.
Baca juga: Soal Kenaikan Gaji PNS di 2026, Purbaya: Kemungkinan Selalu Ada
Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran LAN Elly Fatimah menyampaikan penyelenggaraan kompetisi ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan ASN untuk senantiasa meningkatkan kompetensi agar tetap adaptif terhadap kebutuhan organisasi dan tuntutan masyarakat.
Hal tersebut juga didorong oleh tuntutan perkembangan teknologi dan informasi yang mengharuskan setiap ASN beradaptasi dengan lingkungan strategisnya.
“Oleh karenanya pemanfaatan platform e-learning mutlak dilakukan dalam proses pengembangan kapasitas dan kompetensi ASN, dalam hal ini kualitas konten pembelajaran sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun tantangan saat ini kualitas konten pembelajaran berbasis e-learning masih belum merata di setiap instansi pemerintah”, jelasnya.
Baca juga: Kemendagri Perkuat Kapasitas ASN Menulis Artikel Kebijakan Publik
Untuk itu, Elly menambahkan, sebagai instansi pembina pengembangan kapasitas dan kompetensi ASN, LAN telah menetapkan Peraturan LAN Nomor 4 Tahun 2025 tentang Konten Pembelajaran dan Keputusan Kepala LAN Nomor 567/K.1/PDP.06.1/2025 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Konten Pembelajaran.
Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk memastikan setiap konten pembelajaran yang diproduksi dan disediakan instansi pemerintah memiliki standar kualitas yang baik, efektif, dan sesuai perkembangan teknologi.
“Sebagai upaya percepatan implementasi kebijakan tersebut, LAN juga menggandeng Qubisa dan Tanoto Foundation dalam penyelenggaraan kompetisi ini yang juga akan disisipkan dengan program coaching pembuatan konten pembelajaran berbasis Artificial Intelligence sebagai bekal untuk mengikuti kompetisi ini,” tuturnya.
Elly menjelaskan, sasaran dari kompetisi ini adalah talenta ASN pada lembaga pelatihan instansi pemerintah, yang akan dibekali keterampilan membuat konten pembelajaran digital berkualitas dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.
Melalui pendampingan intensif, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten pembelajaran yang kreatif, informatif, dan memiliki dampak edukatif bagi peningkatan kapasitas ASN.
Adapun Jadwal Pelaksanaan Kompetisi yakni, untuk pembuatan dan pengumpulan konten pada 31 Oktober-14 November 2025. Kemudian, penilaian konten pada 15-20 November 2025. Sedangkan, pengumuman pemenang dilakulan pada28 November 2025
Peserta yang mengikuti kompetisi dapat membuat konten pembelajaran secara perorangan maupun kelompok maksimal 2 orang. Setiap peserta dapat mengirim maksimal 2 karya, dengan tema yang mencakup kepemimpinan, manajemen, sosiokultural, teknis, maupun fungsional. Konten diunggah melalui Google Drive atau YouTube, dan tautan.
Seluruh karya yang masuk akan menjadi bagian dari koleksi konten pembelajaran LAN yang dipublikasikan melalui LMS LAN untuk diakses seluruh ASN, dengan tetap menghormati hak kekayaan intelektual dari pembuatnya.
Tim juri profesional akan menilai karya para peserta berdasarkan, Kreativitas dan orisinalitas, Kesesuaian tema, Kemudahan dipahami dan menarik, serta memiliki dampak edukatif.
Dalam kompetisi ini tim juri akan memilih tiga peserta terbaik yang akan mendapatkan Sertifikat penghargaan dari Lembaga Administrasi Negara, Publikasi konten pembelajaran di LMS LAN, serta Hadiah menarik berupa voucher pelatihan dan uang tunai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LAN untuk memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kualitas konten, serta mendorong pemanfaatan AI dalam proses pengembangan kompetensi ASN. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir inovator-inovator konten pembelajaran yang mampu memperkuat ekosistem pembelajaran digital pemerintah.
Melalui kompetisi ini, LAN mengajak seluruh ASN untuk turut ambil bagian dalam proses transformasi pembelajaran ASN secara nasional, Melalui kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, setiap ASN berkesempatan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kompetensi dengan menciptakan konten pembelajaran yang inspiratif, mudah diakses, dan berdampak luas bagi kemajuan birokrasi Indonesia.
"Saatnya ASN menunjukkan inovasi, segera daftar serta berkarya, dan jadilah bagian dari perubahan," katanya.
Untuk mewujudkan hal itu, LAN mengajak seluruh ASN menyalurkan ide terbaiknya melalui “Kompetisi Konten Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence”.
Kegiatan ini merupakan upaya percepatan implementasi kebijakan baru terkait penyediaan konten pembelajaran digital yang inovatif, berkualitas, dan relevan bagi ASN di seluruh Indonesia.
Baca juga: Soal Kenaikan Gaji PNS di 2026, Purbaya: Kemungkinan Selalu Ada
Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran LAN Elly Fatimah menyampaikan penyelenggaraan kompetisi ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan ASN untuk senantiasa meningkatkan kompetensi agar tetap adaptif terhadap kebutuhan organisasi dan tuntutan masyarakat.
Hal tersebut juga didorong oleh tuntutan perkembangan teknologi dan informasi yang mengharuskan setiap ASN beradaptasi dengan lingkungan strategisnya.
“Oleh karenanya pemanfaatan platform e-learning mutlak dilakukan dalam proses pengembangan kapasitas dan kompetensi ASN, dalam hal ini kualitas konten pembelajaran sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun tantangan saat ini kualitas konten pembelajaran berbasis e-learning masih belum merata di setiap instansi pemerintah”, jelasnya.
Baca juga: Kemendagri Perkuat Kapasitas ASN Menulis Artikel Kebijakan Publik
Untuk itu, Elly menambahkan, sebagai instansi pembina pengembangan kapasitas dan kompetensi ASN, LAN telah menetapkan Peraturan LAN Nomor 4 Tahun 2025 tentang Konten Pembelajaran dan Keputusan Kepala LAN Nomor 567/K.1/PDP.06.1/2025 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Konten Pembelajaran.
Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk memastikan setiap konten pembelajaran yang diproduksi dan disediakan instansi pemerintah memiliki standar kualitas yang baik, efektif, dan sesuai perkembangan teknologi.
“Sebagai upaya percepatan implementasi kebijakan tersebut, LAN juga menggandeng Qubisa dan Tanoto Foundation dalam penyelenggaraan kompetisi ini yang juga akan disisipkan dengan program coaching pembuatan konten pembelajaran berbasis Artificial Intelligence sebagai bekal untuk mengikuti kompetisi ini,” tuturnya.
Elly menjelaskan, sasaran dari kompetisi ini adalah talenta ASN pada lembaga pelatihan instansi pemerintah, yang akan dibekali keterampilan membuat konten pembelajaran digital berkualitas dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.
Melalui pendampingan intensif, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten pembelajaran yang kreatif, informatif, dan memiliki dampak edukatif bagi peningkatan kapasitas ASN.
Adapun Jadwal Pelaksanaan Kompetisi yakni, untuk pembuatan dan pengumpulan konten pada 31 Oktober-14 November 2025. Kemudian, penilaian konten pada 15-20 November 2025. Sedangkan, pengumuman pemenang dilakulan pada28 November 2025
Peserta yang mengikuti kompetisi dapat membuat konten pembelajaran secara perorangan maupun kelompok maksimal 2 orang. Setiap peserta dapat mengirim maksimal 2 karya, dengan tema yang mencakup kepemimpinan, manajemen, sosiokultural, teknis, maupun fungsional. Konten diunggah melalui Google Drive atau YouTube, dan tautan.
Seluruh karya yang masuk akan menjadi bagian dari koleksi konten pembelajaran LAN yang dipublikasikan melalui LMS LAN untuk diakses seluruh ASN, dengan tetap menghormati hak kekayaan intelektual dari pembuatnya.
Tim juri profesional akan menilai karya para peserta berdasarkan, Kreativitas dan orisinalitas, Kesesuaian tema, Kemudahan dipahami dan menarik, serta memiliki dampak edukatif.
Dalam kompetisi ini tim juri akan memilih tiga peserta terbaik yang akan mendapatkan Sertifikat penghargaan dari Lembaga Administrasi Negara, Publikasi konten pembelajaran di LMS LAN, serta Hadiah menarik berupa voucher pelatihan dan uang tunai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LAN untuk memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kualitas konten, serta mendorong pemanfaatan AI dalam proses pengembangan kompetensi ASN. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir inovator-inovator konten pembelajaran yang mampu memperkuat ekosistem pembelajaran digital pemerintah.
Melalui kompetisi ini, LAN mengajak seluruh ASN untuk turut ambil bagian dalam proses transformasi pembelajaran ASN secara nasional, Melalui kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, setiap ASN berkesempatan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kompetensi dengan menciptakan konten pembelajaran yang inspiratif, mudah diakses, dan berdampak luas bagi kemajuan birokrasi Indonesia.
"Saatnya ASN menunjukkan inovasi, segera daftar serta berkarya, dan jadilah bagian dari perubahan," katanya.
(cip)
Lihat Juga :