Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bahas Kereta Khusus Petani dan Pedagang
Senin, 03 November 2025 - 17:48 WIB
loading...
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (3/11/2025). Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (3/11/2025). Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah hal, termasuk kesiapan layanan pengoperasian kereta api khusus petani dan pedagang.
“Kami laporkan kepada Presiden bahwa kami sudah menyiapkan juga kereta khusus petani dan pedagang. Beliau sangat mendukung sekali, karena ini adalah mensupport untuk ekonomi rakyat di bawah,” kata Bobby kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025).
Baca juga: Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun, Jeddah-Riyadh Bisa Ditempuh 4 Jam
Bobby menjelaskan, dalam pertemuan itu, Kepala Negara memberikan arahan untuk menambah kapasitas dari kereta petani dan pedagang.
“Kita baru ada 8 unit kereta, tapi pasti akan kita tambah dan terutama jalurnya akan kita tambah ke depannya,” ujar dia.
Pengoperasian akan diluncurkan di Merak hingga Rangkas Bitung sebagai tahap awal. Sementara pengoperasiannya akan disesuaikan dengan kebutuhan "jam kerja" petani dan pedagang.
"Kita akan luncurkan di Merak dulu. (Jam operasinya) nanti sesuai jam operasi petani dan pedagang. Pagi dan sore," ucapnya.
Baca juga: Diskon Tiket Kereta hingga Tarif Tol Nataru Diumumkan Oktober, Segini Besarannya
"Untuk sementara sampai Rangkas Bitung, nanti akan kita extend sampai Tanah Abang. Tentunya dengan KRL tidak bisa dia digandeng, gitu ya. Jadi sampai Rangkas Bitung nanti dia pakai kereta sendiri, perjalanan sampai Tanah Abang, nanti next-nya kita lakukan," sambung Bobby.
Dia menambahkan, peluncuran kereta khusus petani dan pedagang ini akan diluncurkan di bulan ini dengan tarif yang lebih murah. Sedangkan kepastiannya masih sedang disiapkan.
“Kami laporkan kepada Presiden bahwa kami sudah menyiapkan juga kereta khusus petani dan pedagang. Beliau sangat mendukung sekali, karena ini adalah mensupport untuk ekonomi rakyat di bawah,” kata Bobby kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025).
Baca juga: Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun, Jeddah-Riyadh Bisa Ditempuh 4 Jam
Bobby menjelaskan, dalam pertemuan itu, Kepala Negara memberikan arahan untuk menambah kapasitas dari kereta petani dan pedagang.
“Kita baru ada 8 unit kereta, tapi pasti akan kita tambah dan terutama jalurnya akan kita tambah ke depannya,” ujar dia.
Pengoperasian akan diluncurkan di Merak hingga Rangkas Bitung sebagai tahap awal. Sementara pengoperasiannya akan disesuaikan dengan kebutuhan "jam kerja" petani dan pedagang.
"Kita akan luncurkan di Merak dulu. (Jam operasinya) nanti sesuai jam operasi petani dan pedagang. Pagi dan sore," ucapnya.
Baca juga: Diskon Tiket Kereta hingga Tarif Tol Nataru Diumumkan Oktober, Segini Besarannya
"Untuk sementara sampai Rangkas Bitung, nanti akan kita extend sampai Tanah Abang. Tentunya dengan KRL tidak bisa dia digandeng, gitu ya. Jadi sampai Rangkas Bitung nanti dia pakai kereta sendiri, perjalanan sampai Tanah Abang, nanti next-nya kita lakukan," sambung Bobby.
Dia menambahkan, peluncuran kereta khusus petani dan pedagang ini akan diluncurkan di bulan ini dengan tarif yang lebih murah. Sedangkan kepastiannya masih sedang disiapkan.
(shf)
Lihat Juga :