Ignasius Jonan dan AHY Bertemu Prabowo, Bahas Utang Whoosh?
Senin, 03 November 2025 - 16:22 WIB
loading...
Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan datang ke Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (3/11/2025). Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Infrastrukfur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan SindoNews di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (3/11/2025), terlihat Jonan tiba sekitar pukul 15.34 WIB.
Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Infrastrukfur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan dirinya akan melaporkan terkait permasalahan restrukturisasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh.
Baca juga: Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
"Ya tentu kita ingin melihat berbagai isu, ya termasuk KCIC Jakarta Bandung, ada permasalahan yang harus kita carikan solusinya juga. Ada sejumlah opsi tentu," kata AHY kepada media.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah membahas permasalahan utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dalam rapat terbatas (ratas) yang dihadiri sejumlah menteri hingga petinggi Danantara beberapa waktu lalu. Pemerintah saat ini tengah mencari skema terbaik terkait persoalan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan, utang kereta cepat Whoosh menjadi salah satu yang dibicarakan dalam ratas. Dia menyebut, hitung-hitungan nilai utang proyek kereta cepat juga dibahas.
"Termasuk kemungkinan-kemungkinan untuk kita bisa meminta kelonggaran dari sisi waktu pembayaran," ujar Prasetyo di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Bahas Khusus Utang Whoosh
Dalam ratas tersebut, Prabowo memberikan instruksi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan CEO Danantara Rosan Roeslani untuk membahas solusi pembayaran utang.
"Ya, kemarin dibahas. Kemudian Pak Airlangga, Menteri Ekon, Menteri Keuangan, kemudian CEO Danantara diminta untuk, sebagaimana tadi yang saya sampaikan, menghitung lagi detailnya, kemudian opsi-opsi untuk meminta, misalnya perpanjangan masa pinjaman, itu bagian nanti dari skenario-skenario skema yang terbaik," ujarnya.
Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Infrastrukfur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan dirinya akan melaporkan terkait permasalahan restrukturisasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh.
Baca juga: Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
"Ya tentu kita ingin melihat berbagai isu, ya termasuk KCIC Jakarta Bandung, ada permasalahan yang harus kita carikan solusinya juga. Ada sejumlah opsi tentu," kata AHY kepada media.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah membahas permasalahan utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dalam rapat terbatas (ratas) yang dihadiri sejumlah menteri hingga petinggi Danantara beberapa waktu lalu. Pemerintah saat ini tengah mencari skema terbaik terkait persoalan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan, utang kereta cepat Whoosh menjadi salah satu yang dibicarakan dalam ratas. Dia menyebut, hitung-hitungan nilai utang proyek kereta cepat juga dibahas.
"Termasuk kemungkinan-kemungkinan untuk kita bisa meminta kelonggaran dari sisi waktu pembayaran," ujar Prasetyo di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Bahas Khusus Utang Whoosh
Dalam ratas tersebut, Prabowo memberikan instruksi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan CEO Danantara Rosan Roeslani untuk membahas solusi pembayaran utang.
"Ya, kemarin dibahas. Kemudian Pak Airlangga, Menteri Ekon, Menteri Keuangan, kemudian CEO Danantara diminta untuk, sebagaimana tadi yang saya sampaikan, menghitung lagi detailnya, kemudian opsi-opsi untuk meminta, misalnya perpanjangan masa pinjaman, itu bagian nanti dari skenario-skenario skema yang terbaik," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :