HT Yakin Perindo Jadi Partai Besar, Syaratnya Konsisten dengan Tujuan dan Semangat
Minggu, 02 November 2025 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kita belajar dari presiden kita yang kita banggakan, Bapak Prabowo Subianto. Tahun 2004, beliau ikut konvensi Golkar. Menang? Kalah. Tahun 2009, beliau menjadi cawapres di mana capresnya adalah Ibu Megawati. Menang? Kalah. Tahun 2014, beliau menjadi capres, cawapresnya Pak Hatta Rajasa. Menang? Kalah," kata HT
Selajutnya, pada tahun 2019, Prabowo menjadi capres. "Siapa cawapresnya? Pak Sandiaga Uno. Menang? Kalah. Coba berapa kali itu? 2004, 2009, 2014, 2019. Tahun 2024, beliau capres, wakilnya? Mas Gibran. Menang apa kalah? Menang. Menang jadi presiden," paparnya.
HT juga mencontohkan koleganya yang juga menjabat sebagai Presiden AS Donald Trump. Ia berkata, Trump sempat meniti usaha dan jatuh bangun. Namun, Trump moncer ketika terjun ke dunia politik.
"Kemudian dia masuk politik, dia jadi presiden Amerika, tapi satu periode. Periode kedua untuk lanjut dia tidak bisa. Malah 2023-2024 beliau banyak masalah. Jadi banyak masalah, masalah, masalah perdata, masalah pidana, dia disidang ini itu dan sebagainya. Tahu-tahu dia menang jadi presiden Amerika lagi yang ke-47," tutur HT.
Atas dasar itu, HT berkata, kesuksesan itu tak linear. Ia mengatakan, Partai Perindo harus memupuk semangat dan terus belajar dari masa lalu. "Saya yakin kalau kita konsisten dengan tujuan kita, dengan semangat kita, kita akan menjadi partai yang besar. Percayalah," ujarnya.
Selajutnya, pada tahun 2019, Prabowo menjadi capres. "Siapa cawapresnya? Pak Sandiaga Uno. Menang? Kalah. Coba berapa kali itu? 2004, 2009, 2014, 2019. Tahun 2024, beliau capres, wakilnya? Mas Gibran. Menang apa kalah? Menang. Menang jadi presiden," paparnya.
HT juga mencontohkan koleganya yang juga menjabat sebagai Presiden AS Donald Trump. Ia berkata, Trump sempat meniti usaha dan jatuh bangun. Namun, Trump moncer ketika terjun ke dunia politik.
"Kemudian dia masuk politik, dia jadi presiden Amerika, tapi satu periode. Periode kedua untuk lanjut dia tidak bisa. Malah 2023-2024 beliau banyak masalah. Jadi banyak masalah, masalah, masalah perdata, masalah pidana, dia disidang ini itu dan sebagainya. Tahu-tahu dia menang jadi presiden Amerika lagi yang ke-47," tutur HT.
Atas dasar itu, HT berkata, kesuksesan itu tak linear. Ia mengatakan, Partai Perindo harus memupuk semangat dan terus belajar dari masa lalu. "Saya yakin kalau kita konsisten dengan tujuan kita, dengan semangat kita, kita akan menjadi partai yang besar. Percayalah," ujarnya.
Lihat Juga :