Lemkapi: Kedudukan Polri di Bawah Kementerian Sangat Berbahaya
Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:53 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menyarankan agar Polri tetap berada di bawah Presiden. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komite Reformasi Polri diminta diminta hati-hati dalam merumuskan konsep reposisi institusi Polri. Jangan sampai kebijakan yang diambil membuat Korps Bhayangkara semakin mundur dan tidak profesional.
“Tim Komite Reformasi Polri yang dibentuk Presiden agar hati-hati membuat konsep soal reposisi Polri jangan sampai salah dan membuat Polri semakin mundur,” ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, Selasa (28/10/2025).
Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) menilai, idealnya kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden. Edi meyakini Kepala Negara akan lebih nyaman dan mudah berkoordinasi apabila Polri berada di bawah Presiden.
“Hasil kajian akademik yang kami lakukan, sesuai Undang-Undang Polri tetap lebih baik berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” katanya.
Baca juga: Mahfud MD Diskusi Bareng Mantan Jenderal: Semua Ingin Agar Polri kembali ke Jati Dirinya
Edi menambahkan, memang tidak banyak negara yang menempatkan Polri berada di bawah Presiden. Tapi, faktanya posisi ini tetap lebih baik untuk negara dan rakyat berdasarkan latar belakang sejarah dan faktor sosial budaya yang ada di Indonesia.
Mantan anggota Kompolnas menyebut menempatkan kedudukan Polri di bawah kementerian sangat berbahaya. Dikhawatirkan bisa mengganggu profesionalisme Polri. Apalagi, menterinya berasal dari partai politik, kepolisian semakin banyak mendapatkan tekanan dan intervensi dari mana-mana. "Sekarang saja intervensi dan tekanan terhadap Polri sangat kencang, apalagi di bawah kementerian,” katanya.
Baca juga: Kepolisian Tetap di Bawah Presiden atau Kementerian? Yusril: Presiden akan Ambil Keputusan
Ketua Prodi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini menambahkan, yang perlu mendapat perhatian Tim Komite Reformasi Polri ke depan adalah bagaimana pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan anggota Polri.
“Saat ini kami mencatat gaji anggota Polri adalah palung terendah diseluruh dunia. "Perlu ada peningkatan kesejahteraan jika ingin polri semakin baik. Sebab gaji rata-rata anggota Polri hampir sama dengan gaji UMR,” katanya.
“Tim Komite Reformasi Polri yang dibentuk Presiden agar hati-hati membuat konsep soal reposisi Polri jangan sampai salah dan membuat Polri semakin mundur,” ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, Selasa (28/10/2025).
Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) menilai, idealnya kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden. Edi meyakini Kepala Negara akan lebih nyaman dan mudah berkoordinasi apabila Polri berada di bawah Presiden.
“Hasil kajian akademik yang kami lakukan, sesuai Undang-Undang Polri tetap lebih baik berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepada Presiden dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” katanya.
Baca juga: Mahfud MD Diskusi Bareng Mantan Jenderal: Semua Ingin Agar Polri kembali ke Jati Dirinya
Edi menambahkan, memang tidak banyak negara yang menempatkan Polri berada di bawah Presiden. Tapi, faktanya posisi ini tetap lebih baik untuk negara dan rakyat berdasarkan latar belakang sejarah dan faktor sosial budaya yang ada di Indonesia.
Mantan anggota Kompolnas menyebut menempatkan kedudukan Polri di bawah kementerian sangat berbahaya. Dikhawatirkan bisa mengganggu profesionalisme Polri. Apalagi, menterinya berasal dari partai politik, kepolisian semakin banyak mendapatkan tekanan dan intervensi dari mana-mana. "Sekarang saja intervensi dan tekanan terhadap Polri sangat kencang, apalagi di bawah kementerian,” katanya.
Baca juga: Kepolisian Tetap di Bawah Presiden atau Kementerian? Yusril: Presiden akan Ambil Keputusan
Ketua Prodi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini menambahkan, yang perlu mendapat perhatian Tim Komite Reformasi Polri ke depan adalah bagaimana pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan anggota Polri.
“Saat ini kami mencatat gaji anggota Polri adalah palung terendah diseluruh dunia. "Perlu ada peningkatan kesejahteraan jika ingin polri semakin baik. Sebab gaji rata-rata anggota Polri hampir sama dengan gaji UMR,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :