Dianggap Gagal Tangkap Silfester Matutina, Mutasi Kajari Jaksel Dipertanyakan
Senin, 27 Oktober 2025 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Eksekusi tersebut menjadi perhatian karena dinilai terlalu lama tertunda sejak putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Menurut Yusuf, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terlihat seperti melakukan pembiaran setelah putusan Mahkamah Agung pada 16 September 2019. Yusuf menilai sekalipun ada upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali, hal itu tidak seharusnya menunda eksekusi terhadap terpidana.
Baca juga: Tak Permasalahkan Silfester Ajukan PK, Kejagung: Tidak Menghentikan Eksekusi
“Selama ini Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkesan ada pembiaran paska putusan MA pada 16 september 2019, walaupun jika ada upaya Peninjauan Kembali (PK) pun seharusnya tidak menunda eksekusi, saya kira bayang rezim sebelumnya harus dibuang jauh-jauh oleh institusi penegak hukum, kita berharap di era kepemimpinan Prabowo dapat membawa citra penegak hukum semakin lebih baik,” ujar Yusuf.
Yusuf menambahkan di tengah meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan, upaya penegakan hukum yang tegas menjadi penting untuk menjaga citra positif tersebut. Yusuf mengingatkan agar kejaksaan di bawah komando ST Burhanudin tidak memberi kesan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu, termasuk Silfester Matutina yang dikenal sebagai relawan Jokowi.
Menurut Yusuf, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terlihat seperti melakukan pembiaran setelah putusan Mahkamah Agung pada 16 September 2019. Yusuf menilai sekalipun ada upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali, hal itu tidak seharusnya menunda eksekusi terhadap terpidana.
Baca juga: Tak Permasalahkan Silfester Ajukan PK, Kejagung: Tidak Menghentikan Eksekusi
“Selama ini Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkesan ada pembiaran paska putusan MA pada 16 september 2019, walaupun jika ada upaya Peninjauan Kembali (PK) pun seharusnya tidak menunda eksekusi, saya kira bayang rezim sebelumnya harus dibuang jauh-jauh oleh institusi penegak hukum, kita berharap di era kepemimpinan Prabowo dapat membawa citra penegak hukum semakin lebih baik,” ujar Yusuf.
Yusuf menambahkan di tengah meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan, upaya penegakan hukum yang tegas menjadi penting untuk menjaga citra positif tersebut. Yusuf mengingatkan agar kejaksaan di bawah komando ST Burhanudin tidak memberi kesan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu, termasuk Silfester Matutina yang dikenal sebagai relawan Jokowi.
Lihat Juga :