KPK Cecar Mantan Dirjen Perkebunan tentang Anggaran hingga Pengadaan Pembeku Latek

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 21:41 WIB
loading...
KPK Cecar Mantan Dirjen...
KPK telah memeriksa eks Dirjen Perkebunan Kementan, Andi Nur Alamsyah sebagai saksi pengadaan sarana fasilitas pengolahan karet pada Kamis (23/10/2025). Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa eks Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alamsyah pada Kamis (23/10/2025). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sarana fasilitas pengolahan karet di Kementan tahun anggaran 2021-2023.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan bahwa dari pemeriksaan tersebut penyidik mencecar yang bersangkutan terkait penganggaran hingga pengadaan pembeku latek.

Baca juga: KPK Tetapkan ASN Kementan Tersangka Kasus Pengolahan Karet

"Saksi didalami terkait penganggaran dan pelaksanaan kegiatan pengadaan pembeku latek tahun 2022-2023, saat yang bersangkutan menjabat sebagai Dirjen Perkebunan," kata Budi yang dikutip Sabtu (25/10/205).



Budi tidak menjelaskan lebih jauh perihal pemeriksaan tersebut. Namun, keterangan yang diberikan diyakini penting dalam membuat terang kasus tersebut.

Diketahui, dalam perkara ini KPK mengumumkan satu tersangka, yakni Yudi Wahyudin selaku aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Pertanian (Kementan).

"Sudah (YW jadi tersangka)," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo yang dikutip Rabu (22/10/2025).

Baca juga: Kronologi Lengkap KA Purwojaya Rute Gambir-Kroya Anjlok hingga Bogie Roda Terlepas

Budi belum menjelaskan lebih jauh terkait teesangka kasus tersebut. Termasuk jumlah yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka nanti kami akan update," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved