Polri Ungkap Jaringan Narkoba, Dosen UI: Menjaga Masa Depan Generasi Muda
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat Sosial ini lalu membuka hasil penelitian dari Australia dan Amerika Serikat. Dikatakannya, usia 14–17 tahun makin banyak yang tidak minum alkohol atau mencoba narkoba. Namun memasuki usia 18–24 tahun (kuliah atau kerja awal), risikonya melonjak. Mulai dari pesta minum berlebihan (binge drinking) sampai vaping dan eksperimen zat baru. "Di sinilah peran polisi, sekolah, kampus, orang tua, dan komunitas sangat penting untuk mencegah anak muda terjerumus," paparnya.
Devie menegaskan keberhasilan Polri dalam menangkap jaringan narkoba adalah pilar pelindung. Namun, untuk benar-benar melindungi generasi muda, perlu langkah bersama.
Penegakan hukum tetap tegas untuk memutus jaringan pengedar. Kemudian edukasi di sekolah dan kampus agar anak muda paham risiko dan tahu ke mana mencari bantuan.
Kesiapsiagaan darurat supaya overdosis bisa cepat ditangani. Lalu Kontrol ritel alkohol dan vape agar tidak mudah dijangkau remaja dan kampanye digital dengan gaya Gen Z, jujur, singkat, dan faktual tentunya rumah sebagai pondasi utama. "Dengan kolaborasi seperti ini, keberhasilan polisi akan terasa langsung dampaknya dalam kehidupan masyarakat," tegasnya.
Lebih jauh Devie mengatakan, bagi polisi kerja keras mereka sangat dihargai, dan jadi pilar penjaga untuk langkah pencegahan berikutnya. Bagi orang tua dan guru penting terlibat dalam pencegahan dini dan komunikasi terbuka dengan anak-anak muda.
Devie menegaskan keberhasilan Polri dalam menangkap jaringan narkoba adalah pilar pelindung. Namun, untuk benar-benar melindungi generasi muda, perlu langkah bersama.
Penegakan hukum tetap tegas untuk memutus jaringan pengedar. Kemudian edukasi di sekolah dan kampus agar anak muda paham risiko dan tahu ke mana mencari bantuan.
Kesiapsiagaan darurat supaya overdosis bisa cepat ditangani. Lalu Kontrol ritel alkohol dan vape agar tidak mudah dijangkau remaja dan kampanye digital dengan gaya Gen Z, jujur, singkat, dan faktual tentunya rumah sebagai pondasi utama. "Dengan kolaborasi seperti ini, keberhasilan polisi akan terasa langsung dampaknya dalam kehidupan masyarakat," tegasnya.
Lebih jauh Devie mengatakan, bagi polisi kerja keras mereka sangat dihargai, dan jadi pilar penjaga untuk langkah pencegahan berikutnya. Bagi orang tua dan guru penting terlibat dalam pencegahan dini dan komunikasi terbuka dengan anak-anak muda.
Lihat Juga :