IOC Larang Indonesia Tuan Rumah Olahraga, DPR Minta Pemerintah Tempuh Langkah Diplomasi
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan olahraga dunia dan selalu siap menjadi tuan rumah yang baik. Kami berharap diplomasi dan komunikasi antar-lembaga olahraga terus dijaga agar kepentingan nasional dan prinsip kemanusiaan tetap berjalan beriringan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dewan Eksekutif IOC (EB IOC) mengumumkan empat keputusan penting yang dianggap sebagai hukuman bagi Indonesia. Langkah itu diambil setelah pemerintah Indonesia menolak visa atlet Israel yang seharusnya tampil pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 19–25 Oktober 2025.
Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari Federasi Senam Israel yang kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, banding itu ditolak, dan akhirnya IOC turun tangan dengan mengeluarkan empat keputusan yang berdampak langsung pada posisi Indonesia di dunia olahraga internasional.
Salah satu keputusan paling kontroversial dari IOC adalah imbauan kepada semua federasi internasional agar tidak menyelenggarakan event olahraga di Indonesia sampai ada jaminan bahwa seluruh atlet, tanpa memandang kewarganegaraan, bisa memperoleh akses masuk.
Diberitakan sebelumnya, Dewan Eksekutif IOC (EB IOC) mengumumkan empat keputusan penting yang dianggap sebagai hukuman bagi Indonesia. Langkah itu diambil setelah pemerintah Indonesia menolak visa atlet Israel yang seharusnya tampil pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 19–25 Oktober 2025.
Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari Federasi Senam Israel yang kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, banding itu ditolak, dan akhirnya IOC turun tangan dengan mengeluarkan empat keputusan yang berdampak langsung pada posisi Indonesia di dunia olahraga internasional.
Salah satu keputusan paling kontroversial dari IOC adalah imbauan kepada semua federasi internasional agar tidak menyelenggarakan event olahraga di Indonesia sampai ada jaminan bahwa seluruh atlet, tanpa memandang kewarganegaraan, bisa memperoleh akses masuk.
(zik)
Lihat Juga :