Riset IDSIGHT: Purbaya Terfavorit, Bahlil Paling Tidak Disukai

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:52 WIB
loading...
Riset IDSIGHT: Purbaya...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto/Instagram Bahlil Lahadalia
A A A
JAKARTA - Lembaga Indonesia Social Insight (IDSIGHT) merilis hasil risetnya mengenai kinerja Kabinet Merah Putih dalam setahun Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat penilaian positif sangat tinggi, mencapai 83,7%.

“Meskipun baru sebulanan menjabat, Menkeu Purbaya menjadi sosok paling difavoritkan oleh publik di antara deretan para pembantu Presiden Prabowo,” ujar Direktur Komunikasi IDSIGHT Johan Santosa di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Sebaliknya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia paling tidak disukai publik dengan penilaian negatif tertinggi hingga 78,4%. Kontroversi serta beragam kebijakan tidak populer Bahlil bakan memunculkan desakan untuk dilakukan penggantian pada reshuffle kabinet berikutnya.

Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Penilaian Positif Tembus 77,5% Versi Riset IDSIGHT



IDSIGHT melakukan analisis terhadap tanggapan pengguna media sosial pada akun milik menteri/kepala badan atau kementerian. Konten mencakup postingan pada platform Instagram, X/Twitter, Facebook Page, dan Tiktok selama rentang waktu 24 September-3 Oktober 2025.

“Pergantian tim ekonomi memang sempat menimbulkan pesimisme, tetapi publik juga resah dengan kebijakan Sri Mulyani yang dituding biang kenaikan pajak,” jelas Johan.

Rumah Sri Mulyani menjadi salah satu sasaran penjarahan, hingga berembus kabar pengunduran diri. Gaya berbeda yang ditampilkan Purbaya dengan lugas, blak-blakan, dan turun ke lapangan menjadikannya sebagai idola baru masyarakat. “Kehadiran Menkeu Purbaya membangkitkan optimisme akan adanya perbaikan ekonomi dan bersih-bersih di pemerintahan,” tegas Johan.

Baca juga: MBG Peringkat 3 Program Prioritas, Publik Mendesak Evaluasi dan Perbaikan

Gebrakan Purbaya mengucurkan dana Rp 200 triliun yang berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) kepada bank-bank Himbara ditujukan untuk disalurkan pada kredit produktif, khususnya bagi industri padat karya yang banyak menyerap lapangan kerja serta sektor UMKM.

“Kritik Purbaya soal cukai rokok hingga kegeraman soal lambatnya pembangunan kilang Pertamina menuai dukungan luas publik,” lanjut Johan. Purbaya juga menjanjikan pertumbuhan ekonomi 6-8% dan ajakan kepada generasi Z untuk “sama-sama menjadi kaya bersama,” katanya.

Pada peringkat kedua dengan kinerja terbaik, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendapat penilaian positif 72,3%. “Apresiasi terhadap Amran berkat keberhasilannya mendongkrak produksi pangan dan tekad mewujudkan swasembada,” papar Johan.

Sepanjang Januari-Oktober 2025 produksi beras nasional menembus 33,1 juta ton dan Amran optimis bisa mempercepat target swasembada dalam tahun ini. Pada pidatonya di sidang Majelis Umum PBB, Prabowo menyatakan tekad Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Berikutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menduduki peringkat tiga besar dengan penilaian positf 60,2%. “Lekat dengan isu kerukunan beragama, Nasaruddin juga bergerak cepat terkait robohnya pesantren Al-Khoziny dengan menekankan perlunya standar bangunan,” ujar Johan.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono tercatat mendapat penilaian positif cukup tinggi sebesar 58,7%. “AHY digadang-gadang publik menjadi pemimpin masa depan, sebagai wakil presiden atau bahkan calon presiden,” tandas Johan.

Di lingkaran istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dinilai positif sebesar 57,4%. “Prasetyo banyak tampil menjelaskan kebijakan Presiden, setelah krisis komunikasi dan gelombang demonstrasi sepanjang tahun, puncaknya rusuh akhir Agustus,” jelas Johan.

Menguatnya citra militer dan pesatnya belanja alutsista memberikan penilaian positif terhadap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (53,8%). “Dikombinasi kembalinya Indonesia ke panggung internasional, makin menaikkan penilaian positif bagi pemerintahan Prabowo,” kata Johan.

Untuk pertama kalinya setelah 10 tahun absen, Prabowo menyampaikan pidato di markas PBB, New York. “Indonesia menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara (two state solution) untuk mendorong perdamaian Palestina dan Israel,” lanjut Johan.

Lalu ada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris PP Muhammadiyah (56,8%) dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (52,5%). “Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan Prabowo berhasil direalisasikan dalam waktu singkat,” imbuhnya.

Terobosan Purbaya dalam jangka pendek berupa paket stimulus ekonomi untuk mengejar pertumbuhan 5,2% hingga akhir 2025. Stimulus yang menyasar gig economy dan magang dengan upah minimum diumumkan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (51,3%).

Pembantu Prabowo lainnya yang mendapat penilaian positif adalah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (50,2%). “Selain menjaga kelestarian hutan dan konservasi, arahan Prabowo juga terkait kesejahteraan masyarakat lewat perhutanan sosial, termasuk hutan adat,” jelas Johan.

Penilaian terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencatatkan rekor terburuk di antara seluruh anggota kabinet. “Publik menyoroti soal monopoli terkait kelangkaan BBM di mana SPBU swasta diminta dimengambil kuota impor dari Pertamina,” ujar Johan.

Maraknya kasus keracunan pada program makan bergizi gratis (MBG) berdampak pada penilaian negatif terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (60,3%). “Diketahui banyak dapur MBG belum memiliki sertifikat kelayakan kebersihan,” papar Johan.

“Menteri HAM Natalius Pigai juga dinilai negatif (58,2%), dengan pernyataan kontroversial yang membela kasus-kasus keracunan pada program makan bergizi gratis (MBG) tidak melanggar HAM,” tuturnya.

Pemerintah mulai menaruh perhatian serius terhadap banyaknya kasus keracunan MBG, di mana dapur-dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang bermasalah akan dievalusi. Prabowo juga memberikan arahan soal perbaikan sanitasi dan higienitas di setiap SPPG.

Menteri lain yang banyak dinilai negatif adalah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (57,7%) serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (55,4%). “Publik mempertanyakan realisasi program 3 juta rumah subsidi, bahkan dianggap nihil,” kata Johan.

Sementara itu program Koperasi Desa Merah Putih juga belum ada kemajuan signifikan setelah diluncurkan pada Juli 2025 lalu. Lainnya adalah Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (53,2%), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (50,6%), dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (48,3%).

Terakhir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini (45,7%) dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (43,2%). “Banyak PHK, ditambah korupsi yang menyeret Wamenaker, hingga isu seperti diskriminasi dalam syarat usia kerja,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved