Diplomasi Maritim Jadi Pilar Baru Indonesia di Indo-Pasifik Era Presiden Prabowo

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:19 WIB
loading...
Diplomasi Maritim Jadi...
Pengamat maritim dari IKAL Strategic Center (ISC) Capt. Marcellius Hakeng Jayawibawa, mengatakan, diplomasi maritim jadi pilar baru Indonesia di Indo-Pasifik era Presiden Prabowo. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menggeser arah diplomasi Indonesia menuju orientasi maritim yang lebih strategis. Di tengah perubahan peta kekuatan global, laut kini bukan lagi sekadar batas wilayah, melainkan pilar utama diplomasi, ekonomi, dan pertahanan nasional.

Pengamat maritim dari IKAL Strategic Center (ISC) Capt. Marcellius Hakeng Jayawibawa, menilai langkah pemerintah dalam memperkuat visi Poros Maritim Dunia menunjukkan keseriusan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang baru di kawasan Indo-Pasifik.

“Visi maritim Presiden Prabowo kini mulai diterjemahkan dalam kebijakan konkret, mulai dari penguatan armada patroli laut, peningkatan riset kelautan, hingga diplomasi aktif di kawasan,” ujar Capt. Hakeng dalam Talkshow Interaktif bertema “Membedah Strategi, Tantangan Diplomasi Indonesia Dalam Membangun Citra Bangsa” di Auditorium Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Canda Prabowo ke Presiden Brasil Lula da Silva: Angka Keberuntungan Kita Sama, Angka 8

Menurutnya, dengan luas wilayah mencapai 7,81 juta kilometer persegi dengan 77% nya berupa lautan dan garis pantai sepanjang 90.000 kilometer, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan maritim global. “Data geografis ini bukan sekadar angka, tetapi potensi strategis yang menentukan masa depan ekonomi nasional,” tegasnya.

Capt. Hakeng mengungkapkan potensi ekonomi kelautan Indonesia mencapai USD1,338 triliun per tahun dengan kemampuan menyerap 45 juta tenaga kerja di sektor perikanan, energi laut, pariwisata bahari, bioteknologi, hingga galangan kapal dan logistik. Namun, di tengah peluang besar itu, muncul pula tantangan serius seperti eksploitasi sumber daya laut, ketegangan di jalur pelayaran internasional, hingga dampak perubahan iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Berita Terkini
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved