Gibran Undang 240 Santri Berkunjung ke Istana Wapres
Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:27 WIB
loading...
Sebanyak 240 santri dari beberapa pondok pesantren diterima di Istana Wapres dan bertemu Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2025, suasana hangat dan penuh semangat tampak di Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (21/10/2025). Ratusan santri dari delapan pondok pesantren di Jakarta mengikuti acara bertajuk "Kunjungan Santri ke Istana Wakil Presiden, Museum Nasional, dan Monumen Nasional".
Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kebanggaan dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Sebanyak 240 santri dari Ponpes Asshiddiqiyah, Al Wathoniyah, Tahfidzul Qur'an Sirrul Asror, Luhur At-Tsaqafah, Azzyadah, Miftahul Ulum, Al Hamid, dan Sultan Fatah diterima di Istana Wapres.
Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Kepala Sekretariat Wakil Presiden Al Muktabar yang menyampaikan bahwa Wapres Gibran memiliki perhatian besar terhadap pendidikan generasi muda, khususnya para santri.
Baca Juga: KH Cholil Nafis Sebut Orang Kadang Salah Perspektif Dalam Melihat Pesantren
"Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming sangat menaruh perhatian pada dunia pendidikan, terutama pendidikan bagi generasi muda dan para santri. Dalam berbagai kunjungan ke daerah, beliau selalu menyempatkan diri bersilaturahmi ke pesantren," ujarnya.
Al Muktabar juga menegaskan keyakinan bahwa santri merupakan calon pemimpin masa depan Indonesia. "Santri adalah generasi penerus bangsa. Kita yakin, di antara para santri inilah kelak akan lahir para pemimpin masa depan Indonesia."
Seusai sambutan, para santri disuguhkan dengan pemutaran video sejarah perjalanan Wakil Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa, mulai dari Bung Hatta hingga Gibran Rakabuming.
Penayangan video ini bertujuan memperkenalkan para santri pada peran penting Wakil Presiden dalam perjalanan bangsa, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan inspirasi agar mereka dapat meneladani semangat pengabdian para pemimpin terdahulu dalam membangun Indonesia.
Acara dilanjutkan dengan tur mengenal lingkungan Istana serta kunjungan edukatif ke Museum Nasional dan Monumen Nasional (Monas).
Seusai berkeliling, para santri kembali ke Istana Wapres untuk santap siang bersama, kemudian berfoto bersama Gibran, yang turut menyapa dan berinteraksi langsung dengan para peserta.
Seorang santri, Muhammad Al-Fathan dari Ponpes Tahfidzul Qur'an Sirrul Asror, mengaku terharu dan bangga dapat berkunjung ke Istana Wakil Presiden serta melihat langsung simbol-simbol sejarah bangsa. Ia juga merasa gugup tetapi bahagia saat bersalaman dan ditanya langsung oleh Wapres Gibran.
"Rasanya sangat senang, tangan sampai gemetar. Ini pengalaman pertama bisa sedekat itu dengan Wakil Presiden," katanya.
Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kebanggaan dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Sebanyak 240 santri dari Ponpes Asshiddiqiyah, Al Wathoniyah, Tahfidzul Qur'an Sirrul Asror, Luhur At-Tsaqafah, Azzyadah, Miftahul Ulum, Al Hamid, dan Sultan Fatah diterima di Istana Wapres.
Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Kepala Sekretariat Wakil Presiden Al Muktabar yang menyampaikan bahwa Wapres Gibran memiliki perhatian besar terhadap pendidikan generasi muda, khususnya para santri.
Baca Juga: KH Cholil Nafis Sebut Orang Kadang Salah Perspektif Dalam Melihat Pesantren
"Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming sangat menaruh perhatian pada dunia pendidikan, terutama pendidikan bagi generasi muda dan para santri. Dalam berbagai kunjungan ke daerah, beliau selalu menyempatkan diri bersilaturahmi ke pesantren," ujarnya.
Al Muktabar juga menegaskan keyakinan bahwa santri merupakan calon pemimpin masa depan Indonesia. "Santri adalah generasi penerus bangsa. Kita yakin, di antara para santri inilah kelak akan lahir para pemimpin masa depan Indonesia."
Seusai sambutan, para santri disuguhkan dengan pemutaran video sejarah perjalanan Wakil Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa, mulai dari Bung Hatta hingga Gibran Rakabuming.
Penayangan video ini bertujuan memperkenalkan para santri pada peran penting Wakil Presiden dalam perjalanan bangsa, sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan inspirasi agar mereka dapat meneladani semangat pengabdian para pemimpin terdahulu dalam membangun Indonesia.
Acara dilanjutkan dengan tur mengenal lingkungan Istana serta kunjungan edukatif ke Museum Nasional dan Monumen Nasional (Monas).
Seusai berkeliling, para santri kembali ke Istana Wapres untuk santap siang bersama, kemudian berfoto bersama Gibran, yang turut menyapa dan berinteraksi langsung dengan para peserta.
Seorang santri, Muhammad Al-Fathan dari Ponpes Tahfidzul Qur'an Sirrul Asror, mengaku terharu dan bangga dapat berkunjung ke Istana Wakil Presiden serta melihat langsung simbol-simbol sejarah bangsa. Ia juga merasa gugup tetapi bahagia saat bersalaman dan ditanya langsung oleh Wapres Gibran.
"Rasanya sangat senang, tangan sampai gemetar. Ini pengalaman pertama bisa sedekat itu dengan Wakil Presiden," katanya.
(zik)
Lihat Juga :