Menko PM: Kepala SPPG Harus Disiplin Agar Tak Terjadi Penyelewengan
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:41 WIB
loading...
Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengimbau agar Kepala SPPG disiplin. Foto/istimewa
A
A
A
SIBOLGA - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengimbau agar Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disiplin. Hal itu penting agar tidak terjadi penyelewengan.
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat mengunjungi SPPG Sibolga di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam kunjungan itu, Cak Imin mengecek standarisasi produksi Makan Bergizi Gratis (MBG).
"SPPG ini layak di contoh, standarisasi produksinya tepat waktu. Jadi tidak basi, makanannya pun masih baru," katanya, Selasa (21/10/2025).
Baca juga: Target 82,9 Juta Penerima MBG Mundur, BGN: Paling Lambat Februari 2026
Cak Imin yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP PKB) itu juga sempat mengecek dapur masak, tempat cuci basah, dan ruang pengemasan didamping Bupati Tapanuli Tengah (Tamteng) Masinton Pasaribu, ahli gizi dan Kepala SPPG. Cak Imin sempat bertanya mengenai antisipasi bau tak sedap yang ditimbulkan dari sampah sisa masakan. "Para petugas di sini sangat paham mengenai mutu dan standar pemenuhan MBG," ujarnya.
Menurut Cak Imin, banyaknya makanan basi karena masaknya terlalu lama, masaknya tidak sesuai standar. "Kalau yang standar produsinya tepat waktu, makan yang di hasilkan juga baik," tuturrnya.
Baca juga: BGN Tutup 106 Dapur MBG Imbas Keracunan Massal
Cak Imin memastikan Program MBG banyak manfaatnya. Program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. "Kalaupun ada kekurangan itu karena ada penyelewengan. Penyelewengan ini yang harus di kontrol," ucapnya.
Untuk mencegah penyelewengan, ungkap Cak Imin, Kepala Kantor SPPG harus keras, disiplin, dan bertanggung jawab. "Pegang kepercayaan yang sudah diberikan, mutu dan pelayanan harus menjadi yang utama," ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat mengunjungi SPPG Sibolga di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam kunjungan itu, Cak Imin mengecek standarisasi produksi Makan Bergizi Gratis (MBG).
"SPPG ini layak di contoh, standarisasi produksinya tepat waktu. Jadi tidak basi, makanannya pun masih baru," katanya, Selasa (21/10/2025).
Baca juga: Target 82,9 Juta Penerima MBG Mundur, BGN: Paling Lambat Februari 2026
Cak Imin yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP PKB) itu juga sempat mengecek dapur masak, tempat cuci basah, dan ruang pengemasan didamping Bupati Tapanuli Tengah (Tamteng) Masinton Pasaribu, ahli gizi dan Kepala SPPG. Cak Imin sempat bertanya mengenai antisipasi bau tak sedap yang ditimbulkan dari sampah sisa masakan. "Para petugas di sini sangat paham mengenai mutu dan standar pemenuhan MBG," ujarnya.
Menurut Cak Imin, banyaknya makanan basi karena masaknya terlalu lama, masaknya tidak sesuai standar. "Kalau yang standar produsinya tepat waktu, makan yang di hasilkan juga baik," tuturrnya.
Baca juga: BGN Tutup 106 Dapur MBG Imbas Keracunan Massal
Cak Imin memastikan Program MBG banyak manfaatnya. Program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. "Kalaupun ada kekurangan itu karena ada penyelewengan. Penyelewengan ini yang harus di kontrol," ucapnya.
Untuk mencegah penyelewengan, ungkap Cak Imin, Kepala Kantor SPPG harus keras, disiplin, dan bertanggung jawab. "Pegang kepercayaan yang sudah diberikan, mutu dan pelayanan harus menjadi yang utama," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :