Patrick Kluivert Dipecat, Anggota DPR Setuju STY Balik Latih Timnas Indonesia
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 06:58 WIB
loading...
Shin Tae-yong (STY) didukung anggota DPR untuk kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk menggantikan Patrick Kluivert. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Habib Syarief Muhammad setuju bila Shin Tae-yong (STY) kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk menggantikan Patrick Kluivert . Menurutnya, Timmas Indonesia perlu mencari pelatih andal.
"Tapi kalau memang pilihannya sementara ini kepada Shin Tae-Yong, saya kira secara pribadi, bukan sebagai Komisi X ya, secara pribadi saya setuju," kata Habib Syarief saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan ini perlu diberikan kesempatan lagi untuk melatih Timmas Indonesia. Bila STY menjadi pelatih, ia menilai, PSSI perlu memberikan kebebasan dalam memilih pemain.
Baca juga: Pernyataan Patrick Kluivert usai Dipecat dari Timnas Indonesia, Masih Belum Minta Maaf
"Kemudian yang kedua, berikan dia kesempatan untuk menawarkan pola yang diinginkan. Kemudian yang ketiga, berikan kesempatan kepada dia untuk menentukan siapa kira-kira yang akan mendampingi Shin tae yong pada saat melatih," ujarnya.
Lebih lanjut, Habib Syarief menilai wajar bila PSSI memecat Patrick Kluivert. Menurutnya, keputusan itu menjadi harapan dari masyarakat Indonesia. Terlebih, performa Timmas Indonesia di bawah asuhan Kluivert dinilai tak ada peningkatan.
Baca juga: Patrick Kluivert Dipecat, Istana: Bagian Evaluasi, Segera Cari Pengganti
"Bukan hanya di acara final, waktu lawan China, waktu lawan itu, beberapa kali sama sekali tidak menunjukkan grafik yang naik. Sementara pada saat Shin Tae-yong, kita melihat adanya grafik kemajuan," pungkasnya.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan jajaran tim kepelatihannya setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diumumkan melalui laman resmi federasi pada Kamis (16/10/2025) dan menjadi langkah awal dari evaluasi total yang tengah digagas Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Dalam pengumumannya, PSSI menegaskan, kerja sama dengan Kluivert dan staf pelatih asal Belanda berakhir lebih cepat dari kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2027. Pemutusan kontrak ini dilakukan secara mutual termination atau kesepakatan bersama.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis pernyataan PSSI.
Langkah ini tak hanya menyudahi masa kepelatihan Kluivert, tetapi juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh staf pendukung yang direkrutnya. Nama-nama seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga Frank Van Kempen resmi meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
"Tapi kalau memang pilihannya sementara ini kepada Shin Tae-Yong, saya kira secara pribadi, bukan sebagai Komisi X ya, secara pribadi saya setuju," kata Habib Syarief saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan ini perlu diberikan kesempatan lagi untuk melatih Timmas Indonesia. Bila STY menjadi pelatih, ia menilai, PSSI perlu memberikan kebebasan dalam memilih pemain.
Baca juga: Pernyataan Patrick Kluivert usai Dipecat dari Timnas Indonesia, Masih Belum Minta Maaf
"Kemudian yang kedua, berikan dia kesempatan untuk menawarkan pola yang diinginkan. Kemudian yang ketiga, berikan kesempatan kepada dia untuk menentukan siapa kira-kira yang akan mendampingi Shin tae yong pada saat melatih," ujarnya.
Lebih lanjut, Habib Syarief menilai wajar bila PSSI memecat Patrick Kluivert. Menurutnya, keputusan itu menjadi harapan dari masyarakat Indonesia. Terlebih, performa Timmas Indonesia di bawah asuhan Kluivert dinilai tak ada peningkatan.
Baca juga: Patrick Kluivert Dipecat, Istana: Bagian Evaluasi, Segera Cari Pengganti
"Bukan hanya di acara final, waktu lawan China, waktu lawan itu, beberapa kali sama sekali tidak menunjukkan grafik yang naik. Sementara pada saat Shin Tae-yong, kita melihat adanya grafik kemajuan," pungkasnya.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan jajaran tim kepelatihannya setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diumumkan melalui laman resmi federasi pada Kamis (16/10/2025) dan menjadi langkah awal dari evaluasi total yang tengah digagas Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Dalam pengumumannya, PSSI menegaskan, kerja sama dengan Kluivert dan staf pelatih asal Belanda berakhir lebih cepat dari kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2027. Pemutusan kontrak ini dilakukan secara mutual termination atau kesepakatan bersama.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis pernyataan PSSI.
Langkah ini tak hanya menyudahi masa kepelatihan Kluivert, tetapi juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh staf pendukung yang direkrutnya. Nama-nama seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga Frank Van Kempen resmi meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :