Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Ajak Konstituen Sukseskan MBG
Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:07 WIB
loading...
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun saat menyerap aspirasi di Balai Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Kamis (16/10/2025). FOTO/IST
A
A
A
PASURUAN - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengajak masyarakat Pasuruan, Jawa Timur untuk ikut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut memberikan bayak manfaat masyarakat.
"Program MBG adalah bentuk nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Ini investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045," kata Misbakhun saat menyerap aspirasi di Balai Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Kamis (16/10/2025).
Di hadapan ratusan konstituen, politikus Partai Golkar itu menjelaskan, program MBG yang telah dimulai pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo mendapat alokasi anggaran besar. Pada 2025 ini alokasi anggaran MBG mencapai Rp171 triliun, sedangkan untuk tahun depan mencapai Rp350 triliun.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu meyakini MBG tidak hanya memperkuat gizi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Sebab, penyelenggaraan MBG dilakukan dengan melibatkan pengusaha dan koperasi daerah.
Oleh karena itu, Misbakhun mengajak masyarakat Pasuruan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang program-programnya telah dijelaskan dalam Asta Cita. Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Golkar itu menegaskan Asta Cita merupakan visi dan misi Presiden Prabowo dalam berpihak kepada rakyat.
"Seluruh program Asta Cita ditujukan untuk kepentingan rakyat. Saya berharap masyarakat Pasuruan terus memberikan dukungan agar program-program ini berjalan optimal demi kesejahteraan bersama," ucap Misbakhun.
Setelah menyerap aspirasi, Misbakhun meninjau proyek rehabilitasi Sungai Petung di Kelurahan Blandongan, Kota Pasuruan. Proyek itu merupakan realisasi program tanggung jawab sosial PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) yang menjadi mitra kerja Komisi XI DPR.
"Rehabilitasi Sungai Petung ini sebelumnya hanya 700 meter, kini menjadi 1.800 meter," ujar Misbakhun saat meninjau proyek Sungai Petung bersama Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Ketua DPRD Kota Pasuruan Toyyib, Assistant Vice President Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SMI Hendriko Leonard, para anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kata Pasuruan, dan perwakilan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/JP.
Menurutnya, rehabilitasi Sungai Petung terealisasi berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk TNI. "Saya berterima kasih kepada Yonzipur 10, masyarakat, dan semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkannya," kata Misbakhun.
Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menambahkan PT SMI berperan sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia melalui skema pembiayaan non-APBN. Misbakhun menyebut sejumlah proyek PT SMI di Pasuruan, termasuk PDAM Umbulan yang kini menyalurkan air bersih hingga ke wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.
Menurut Misbakhun, rehabilitasi Sungai Petung sangat bermanfaat bagi para petani tambak bandeng dan udang jerak di Blandongan. Sebab, kini risiko banjir berkurang dan petani tambak memperoleh jaminan pasokan air.
Oleh karena itu, Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) tersebut mengharapkan tambak masyarakat Blandongan bisa kian produktif dan menjadi potensi ekonomi unggulan Pasuruan.
"Bandeng jerak dari Blandongan ini bisa menjadi ikon kuliner seperti bandeng Gresik. Saya berharap pengusaha lokal mulai mengembangkan restoran khas bandeng jerak agar ekonomi masyarakat terus tumbuh," tambahnya.
"Program MBG adalah bentuk nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Ini investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045," kata Misbakhun saat menyerap aspirasi di Balai Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Kamis (16/10/2025).
Di hadapan ratusan konstituen, politikus Partai Golkar itu menjelaskan, program MBG yang telah dimulai pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo mendapat alokasi anggaran besar. Pada 2025 ini alokasi anggaran MBG mencapai Rp171 triliun, sedangkan untuk tahun depan mencapai Rp350 triliun.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu meyakini MBG tidak hanya memperkuat gizi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Sebab, penyelenggaraan MBG dilakukan dengan melibatkan pengusaha dan koperasi daerah.
Oleh karena itu, Misbakhun mengajak masyarakat Pasuruan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang program-programnya telah dijelaskan dalam Asta Cita. Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Golkar itu menegaskan Asta Cita merupakan visi dan misi Presiden Prabowo dalam berpihak kepada rakyat.
"Seluruh program Asta Cita ditujukan untuk kepentingan rakyat. Saya berharap masyarakat Pasuruan terus memberikan dukungan agar program-program ini berjalan optimal demi kesejahteraan bersama," ucap Misbakhun.
Setelah menyerap aspirasi, Misbakhun meninjau proyek rehabilitasi Sungai Petung di Kelurahan Blandongan, Kota Pasuruan. Proyek itu merupakan realisasi program tanggung jawab sosial PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) yang menjadi mitra kerja Komisi XI DPR.
"Rehabilitasi Sungai Petung ini sebelumnya hanya 700 meter, kini menjadi 1.800 meter," ujar Misbakhun saat meninjau proyek Sungai Petung bersama Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Ketua DPRD Kota Pasuruan Toyyib, Assistant Vice President Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SMI Hendriko Leonard, para anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kata Pasuruan, dan perwakilan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/JP.
Menurutnya, rehabilitasi Sungai Petung terealisasi berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk TNI. "Saya berterima kasih kepada Yonzipur 10, masyarakat, dan semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkannya," kata Misbakhun.
Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menambahkan PT SMI berperan sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia melalui skema pembiayaan non-APBN. Misbakhun menyebut sejumlah proyek PT SMI di Pasuruan, termasuk PDAM Umbulan yang kini menyalurkan air bersih hingga ke wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.
Menurut Misbakhun, rehabilitasi Sungai Petung sangat bermanfaat bagi para petani tambak bandeng dan udang jerak di Blandongan. Sebab, kini risiko banjir berkurang dan petani tambak memperoleh jaminan pasokan air.
Oleh karena itu, Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) tersebut mengharapkan tambak masyarakat Blandongan bisa kian produktif dan menjadi potensi ekonomi unggulan Pasuruan.
"Bandeng jerak dari Blandongan ini bisa menjadi ikon kuliner seperti bandeng Gresik. Saya berharap pengusaha lokal mulai mengembangkan restoran khas bandeng jerak agar ekonomi masyarakat terus tumbuh," tambahnya.
(abd)
Lihat Juga :