Patrick Kluivert Dipecat, Istana: Bagian Evaluasi, Segera Cari Pengganti
Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:54 WIB
loading...
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menghormati keputusan PSSI melakukan pemecatan kepada pelatih Tim Nasional (Timnas) Patrick Kluivert. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah menghormati keputusan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan pemecatan kepada pelatih Tim Nasional (Timnas) Patrick Kluivert usai gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026. Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari evaluasi.
“Berkaitan dengan pemecatan pelatih tim nasional kita yang tentu akibat dari kemarin kita belum berhasil menembus ke Piala Dunia 2026 dan itu bagian dari evaluasi tentunya kami pemerintah menyambut baik keputusan dari PSSI untuk memberhentikan pelatih Patrick Kluivert,” tegas Prasetyo dalam keterangan video yang diterima, Kamis (16/10/2025).
Lebih lanjut, Prasetyo mendorong PSSI untuk segera mencari pengganti dari Patrick Kluivert agar segera menangani Timnas Indonesia. “Dan kemudian untuk segera mungkin bisa mencari penggantinya.”
Baca juga: Patrick Kluivert Dipecat, DPR Ingatkan Keberlanjutan Program: Bukan Sekadar Ganti Pelatih Tiap Target Tak Tercapai
Prasetyo juga menegaskan agar Indonesia tidak boleh patah arang dengan kegagalan Timnas Indonesia gagal berlaga di Piala Dunia.
“Karena bagaimanapun kita tidak boleh patah arang kita harus terus yakin terus berusaha untuk memperbaiki kualitas tim nasional kita sehingga diharapkan pada saatnya nanti apa yang menjadi mimpi dari 287 juta rakyat Indonesia untuk Timnas kita bisa berlaga di kancah Piala Dunia dapat terwujud,” pungkasnya.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan jajaran tim kepelatihannya setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diumumkan melalui laman resmi federasi pada Kamis (16/10/2025) dan menjadi langkah awal dari evaluasi total yang tengah digagas Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam pengumumannya, PSSI menegaskan, kerja sama dengan Kluivert dan staf pelatih asal Belanda berakhir lebih cepat dari kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2027. Pemutusan kontrak ini dilakukan secara mutual termination atau kesepakatan bersama.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis pernyataan PSSI.
Langkah ini tak hanya menyudahi masa kepelatihan Kluivert, tetapi juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh staf pendukung yang direkrutnya. Nama-nama seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga Frank Van Kempen resmi meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
“Berkaitan dengan pemecatan pelatih tim nasional kita yang tentu akibat dari kemarin kita belum berhasil menembus ke Piala Dunia 2026 dan itu bagian dari evaluasi tentunya kami pemerintah menyambut baik keputusan dari PSSI untuk memberhentikan pelatih Patrick Kluivert,” tegas Prasetyo dalam keterangan video yang diterima, Kamis (16/10/2025).
Lebih lanjut, Prasetyo mendorong PSSI untuk segera mencari pengganti dari Patrick Kluivert agar segera menangani Timnas Indonesia. “Dan kemudian untuk segera mungkin bisa mencari penggantinya.”
Baca juga: Patrick Kluivert Dipecat, DPR Ingatkan Keberlanjutan Program: Bukan Sekadar Ganti Pelatih Tiap Target Tak Tercapai
Prasetyo juga menegaskan agar Indonesia tidak boleh patah arang dengan kegagalan Timnas Indonesia gagal berlaga di Piala Dunia.
“Karena bagaimanapun kita tidak boleh patah arang kita harus terus yakin terus berusaha untuk memperbaiki kualitas tim nasional kita sehingga diharapkan pada saatnya nanti apa yang menjadi mimpi dari 287 juta rakyat Indonesia untuk Timnas kita bisa berlaga di kancah Piala Dunia dapat terwujud,” pungkasnya.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan jajaran tim kepelatihannya setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diumumkan melalui laman resmi federasi pada Kamis (16/10/2025) dan menjadi langkah awal dari evaluasi total yang tengah digagas Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam pengumumannya, PSSI menegaskan, kerja sama dengan Kluivert dan staf pelatih asal Belanda berakhir lebih cepat dari kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2027. Pemutusan kontrak ini dilakukan secara mutual termination atau kesepakatan bersama.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis pernyataan PSSI.
Langkah ini tak hanya menyudahi masa kepelatihan Kluivert, tetapi juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh staf pendukung yang direkrutnya. Nama-nama seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga Frank Van Kempen resmi meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :