Gus Yahya Protes Tayangan Xpose Uncensored: Menghina Tokoh-tokoh Pesantren

Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:12 WIB
loading...
Gus Yahya Protes Tayangan...
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Foto/Dok SindoNews/Danandaya
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf ( Gus Yahya ) menyatakan protes keras dan keberatan terhadap tayangan program "Xpose Uncensored" di Trans7 yang ditayangkan pada Senin, 13 Oktober 2025. Menurut dia, isi tayangan tersebut secara terang-terangan telah menghina dan merendahkan dunia pesantren.

Tidak hanya menyentuh institusi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, tetapi juga menyudutkan tokoh-tokoh pesantren yang sangat dihormati oleh warga Nahdliyin. “Tayangan Trans7 itu isinya secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren, menghina tokoh-tokoh pesantren, yang juga tokoh yang dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama, sangat dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama. Menghina hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai mulia yang dipegang teguh oleh dunia pesantren,” katanya, Rabu (15/10/2025).

Dia melihat konten tayangan tersebut tidak hanya mencederai nilai-nilai luhur yang dijunjung dunia pesantren, tapi juga berpotensi mengganggu harmoni sosial di tengah masyarakat. Gus Yahya menganggap tayangan tersebut telah membangkitkan amarah kalangan pesantren dan warga NU.

Baca juga: Profil Gus Maksum, Ulama Kharismatik Pesantren Lirboyo dan Pendiri Perguruan Silat Pagar Nusa



"Karena jelas penghinaan-penghinaan yang dilakukan dalam tayangan Trans7 tersebut sangat menyinggung dan membangkitkan amarah bagi kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama pada umumnya,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, demi menyelesaikan masalah tersebut, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU siap mengambil langkah-langkah hukum jika diperlukan. "Kami menuntut Trans7 dan Trans Crop memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut. Masalah ini harus diselesaikan sebaik-baiknya, bahkan jika harus menempuh jalur hukum," katanya.

Gus Yahya mengajak para kiai, santri, dan warga NU untuk tetap teguh dan tidak kehilangan semangat dalam berkhidmat, meski ada pihak-pihak yang tidak menyukai pesantren dan nilai-nilainya. "Bahwa di luar sana ada pihak-pihak yang tidak suka kepada pesantren, tidak suka kepada Nahdlatul Ulama, menentang nilai-nilai yang dimuliakan oleh pesantren, semua itu tidak boleh mengendorkan semangat kita untuk berkhidmat dengan ikhlas,” ujarnya.

Baca juga: PKB Kecam Program Acara yang Lecehkan Pimpinan Ponpes Lirboyo

Dia menuturkan, khidmat kepada agama dan bangsa tidak mengharapkan balasan atau ucapan terima kasih, namun akan terus dilanjutkan sebagai bentuk pengabdian tulus untuk mencari rida Allah. “Kita akan terus maju untuk meningkatkan khidmah-khidmah kita dan pada saat yang sama kita juga melakukan muhasabah, berinstrospeksi untuk terus memperbaiki agar dengan begitu khidmah yang kita persembahkan untuk agama, masyarakat, dan bangsa ini pun menjadi lebih baik dan menjadi lebih berkah untuk kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, dilihat dari akun Instagram @officialtrans7, Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Dia menuturkan, pihaknya telah menjatuhkan berupa pemutusan kerja sama kepada rumah produksi yang membuat tayangan tersebut.

“Terkait dengan penayangan salah satu program Trans7 pasa hari Senin 13 Oktober 2025, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan Trans7 telah menjatuhkan sanksi pemutusan kerja sama kepada rumah produksi yang membuat tayangan tersebut,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, pihaknya akan menemui Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo di Kediri, Jawa Timur. Dia kembali menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh kiai hingga seluruh pondok pesantren di Indonesia.

“Sekali lagi, Trans7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya khususnya kepada segenap kiai dan keluarga, para pengasuh, santri serta alumni pondok pesantren Lirboyo juga pada Ponpes Miftahul Ulum dan seluruh ponpes seluruh Indonesia,” jelas dia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
4 Pejabat dan Tokoh...
4 Pejabat dan Tokoh Indonesia Alumni Harvard University
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved