Ingatkan Hati-Hati Kelola Dana Haji, Gus Irfan Ungkap Potensi Kebocoran
Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau terjadi kebocoran 1% sudah berarti Rp200 miliar. Kalau 10% berarti Rp2 triliun. Itu yang kita tekankan kepada teman-teman dari Kementerian Haji, hati-hati potensi kebocoran bisa terjadi di mana saja. Saya kira itu," tambahnya.
Kendati demikian, Gus Irfan menyampaikan, potensi kebocoran anggaran haji ini juga menjadi salah satu hal yang diminta kawal dengan Kejagung.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, pihaknya siap mendukung Kementerian Haji dan Umrah agar memastikan aset dan pegawai "bersih." Menurutnya, hal itu baik agar menghindarkan praktik lancung para pegawai ke depannya.
"Tentunya ini adalah dalam rangka kebersihan. Bukan bersihnya bersih-bersih kotor-kotoran, Tapi hal-hal yang menghindarkan dan menjadi perbuatan-perbuatan yang adanya korup di situ," kata Burhanuddin.
"Karena kita tahu bahwa yang terjadi kemarin di Kemenag adalah perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Tetapi masih terjadi dan untuk itu, kita mau pindah," pungkasnya.
Kendati demikian, Gus Irfan menyampaikan, potensi kebocoran anggaran haji ini juga menjadi salah satu hal yang diminta kawal dengan Kejagung.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, pihaknya siap mendukung Kementerian Haji dan Umrah agar memastikan aset dan pegawai "bersih." Menurutnya, hal itu baik agar menghindarkan praktik lancung para pegawai ke depannya.
"Tentunya ini adalah dalam rangka kebersihan. Bukan bersihnya bersih-bersih kotor-kotoran, Tapi hal-hal yang menghindarkan dan menjadi perbuatan-perbuatan yang adanya korup di situ," kata Burhanuddin.
"Karena kita tahu bahwa yang terjadi kemarin di Kemenag adalah perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Tetapi masih terjadi dan untuk itu, kita mau pindah," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :