Profil HBL Mantiri, Jebolan Batujajar Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
HBL Mantiri kemudian dimutasi dan mendapat kenaikan pangkat menjadi Letnan Satu (Lettu) menjadi Danki A Yonif 726 Tamalatea Kodam XIV/Hasanuddin dan Pasi 2/Ops Yonif 724 Kodam XIV/Hasanuddin. Saat bertugas di Kodam tersebut, dia sempat diterjunkan dalam Operasi Latimojong, Sulsel.
Kariernya terus menanjak, HBL Mantiri kemudian diangkat menjadi Wadan Yonif 723 Kodam XIV/Hasanuddin. Selama bertugas di Kodam Hasanuddin, dia diterjunkan dalam Operasi Sadar, Operasi Wibawa, dan Operasi Pepera pada 1969.
Baca juga: Daftar Lengkap 11 Purnawirawan TNI Diberi Kenaikan Pangkat Istimewa oleh Prabowo
HBL Mantiri kemudian dipercaya menjadi Danyon Linud 700 BS Kodam XIV/Hasanuddin, Karo Ops SU II Kodam VI/Siliwangi, lalu Dan Yonif 310 Brigif 15 Kujang 2 Kodam VI/Siliwangi. Saat menjabat Dan Yonif 310, HBL Mantiri kembali terjun ke medan tempur dalam Operasi Seroja pada 1976.
Kembali dari medan operasi, HBL Mantiri kemudian dipercaya mengemban jabatan sebagai Waas Litbang Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD, lalu Direktur Pelatihan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD, Komandan Brigade Infanteri 12 Guntur Kodam VI/Siliwangi. Dia juga dipercaya menduduki jabatan sebagai Paban IV/Ops Departemen Pertahanan Keamanan, Danrem 121/ABW Kodam XII/Tanjungpura hingga Danrem 121/Kalbar Kodam VI/Tanjungpura.
Dedikasi dan loyalitasnya dalam mengabdi, membuatnya masuk dalam jajaran perwira tinggi (Pati) TNI. HBL Mantiri diangkat menjadi Panglima Divisi 1/Kostrad merangkap Panglima Komando Operasi Keamanan Timor Timur pada 1986-1988. Jabatan ini membuatnya pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Tidak hanya itu, dia juga kembali diterjunkan dalam operasi keamanan di Timtim.
Kariernya terus menanjak, HBL Mantiri kemudian diangkat menjadi Wadan Yonif 723 Kodam XIV/Hasanuddin. Selama bertugas di Kodam Hasanuddin, dia diterjunkan dalam Operasi Sadar, Operasi Wibawa, dan Operasi Pepera pada 1969.
Baca juga: Daftar Lengkap 11 Purnawirawan TNI Diberi Kenaikan Pangkat Istimewa oleh Prabowo
HBL Mantiri kemudian dipercaya menjadi Danyon Linud 700 BS Kodam XIV/Hasanuddin, Karo Ops SU II Kodam VI/Siliwangi, lalu Dan Yonif 310 Brigif 15 Kujang 2 Kodam VI/Siliwangi. Saat menjabat Dan Yonif 310, HBL Mantiri kembali terjun ke medan tempur dalam Operasi Seroja pada 1976.
Kembali dari medan operasi, HBL Mantiri kemudian dipercaya mengemban jabatan sebagai Waas Litbang Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD, lalu Direktur Pelatihan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD, Komandan Brigade Infanteri 12 Guntur Kodam VI/Siliwangi. Dia juga dipercaya menduduki jabatan sebagai Paban IV/Ops Departemen Pertahanan Keamanan, Danrem 121/ABW Kodam XII/Tanjungpura hingga Danrem 121/Kalbar Kodam VI/Tanjungpura.
Dedikasi dan loyalitasnya dalam mengabdi, membuatnya masuk dalam jajaran perwira tinggi (Pati) TNI. HBL Mantiri diangkat menjadi Panglima Divisi 1/Kostrad merangkap Panglima Komando Operasi Keamanan Timor Timur pada 1986-1988. Jabatan ini membuatnya pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Tidak hanya itu, dia juga kembali diterjunkan dalam operasi keamanan di Timtim.
Lihat Juga :