Diserahkan KPU DKI Jakarta, Bonatua Silalahi Kantongi Salinan Ijazah Jokowi

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:43 WIB
loading...
Diserahkan KPU DKI Jakarta,...
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyambangi KPU DKI Jakarta, Senin (13/10/2025). Kedatangannya untuk mengambil salinan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah dilegalisasi atau dilegalisir. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyambangi KPU DKI Jakarta , Senin (13/10/2025). Kedatangannya untuk mengambil salinan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah dilegalisasi atau dilegalisir.

KPU DKI Jakarta memiliki salinan ijazah tersebut karena Jokowi mendaftar sebagai gubernur DKI Jakarta pada Pilkada Jakarta 2012. Salah satu syarat pendaftaran sebagai kepala daerah adalah wajib melampirkan salinan ijazah.

Bonatua tiba di KPU DKI Jakarta pukul 10.00 WIB. Dia langsung menuju ruangan Desk Pelayanan Informasi Publik dan dilayani oleh dua pegawai KPU DKI Jakarta.

Setelah Bonatua memberikan penjelasan permohonan untuk meminta berkas tersebut, pegawai KPU DKI Jakarta memberikan salinan ijazah yang diminta Bonatua.

Baca Juga: Datangi KPU, Bonatua Silalahi dan Roy Suryo Dapatkan Salinan Ijazah Jokowi

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa ternyata juga hadir di KPU DKI Jakarta. Kedatangannya juga untuk meminta salinan ijazah Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Bonatua sempat menerima salinan ijazah Jokowi melalui KPU RI, Kamis (2/10/2025). Pakar telematika Roy Suryo saat itu mendampingi Bonatua menerima salinan ijazah dari KPU RI.

Meski telah mendapatkan salinan ijazah dari KPU RI, tujuan Bonatua mengambil salinan ijazah ke KPU DKI Jakarta untuk melihat konsistensi ijazah pada setiap tahun legalisir. Menurutnya, akan ada perbedaan legalisir setiap tahunnya. "Secara teori, salinan ijazah terlegalisir berbeda di setiap tanggal dan nama pejabat pelegalisirnya," ujarnya.


Permintaan salinan ijazah ke KPU DKI Jakarta juga berhubungan dengan permohonannya terkait sidang sengketa informasi publik di Komisi Informasi Pusat (KIP).

"Benar, sidang nanti siang di KIP terkait arsip salinan ijazah 2014 & 2019 yang harunya disimpan oleh ANRI sesuai perintah UU Kearsipan," tuturnya.

Diketahui, sebelum menjadi Presiden ke-7 RI, Jokowi menjabat sebagai Wali Kota pada 2005 hingga 2012, kemudian melanjutkan karier politiknya menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012-2014.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Berita Terkini
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved