Kick Off Hari Santri 2025, Lembaga Banom NU Gelar Doa Bersama untuk Pesantren dan Palestina

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:39 WIB
loading...
Kick Off Hari Santri...
Lembaga dan Banom di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2025 di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (10/10/2025). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Lembaga dan Badan Otonom (Banom) di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2025 di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Acara ini menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober, sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Acara digelar secara khidmat dan diawali dengan doa bersama untuk para korban musibah runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, serta doa keselamatan bagi santri di seluruh Indonesia dan solidaritas untuk warga Palestina yang telah dua tahun menghadapi konflik kemanusiaan.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa menjadi santri adalah bentuk perjuangan utuh yang terdiri dari tiga pilar utama, thalabul 'ilm (menuntut ilmu), tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), dan jihad fi sabilillah (perjuangan di jalan Allah).

"Santri itu belajarnya dibarengi dengan tirakat, bukan hanya isi kepala, tapi juga penguatan jiwa. Dan puncaknya adalah perjuangan demi Allah, demi nilai-nilai kebaikan dan kemanusiaan," ujarnya.

Gus Yahya juga menjelaskan tema Hari Santri tahun 2025 yang diramu oleh PBNU yakni, Mengawal Indonesia Merdeka menuju Peradaban Mulia.

"Kenapa tema tersebut, karena Hari Santri itu sendiri ditetapkan dengan merujuk kepada Resolusi Jihad yang diumumkan oleh Nahdlatul Ulama pada tanggal 22 Oktober 1945. Seruan perang sabil untuk menolak upaya penjajah kembali ke Tanah Air, untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945," ucapnya.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Hodri Ariev turut mengungkapkan bahwa perayaan Hari Santri tahun ini adalah momentum yang sangat tepat untuk mengenang Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 serta merenungkan apa yang terjadi di Al-Khoziny maupun di Gaza Palestina.

"Di tengah musibah yang melanda Al-Khoziny maupun di Gaza, ada dua hal penting untuk direnungkan. Pertama, bagaimana merawat semangat jihad dan perjuangan para pendahulu yaitu kiai, ulama, dan santri. Kedua, menjadikan momentum ini sebagai muhasabah akhlak kesantrian dalam kekhidmatan baik di lingkungan NU, bangsa, maupun negara," jelas Kiai Hodri.

Menurutnya santri dituntut untuk menjaga persaudaraan, menumbuhkan empati kepada mereka yang tertimpa musibah, untuk memiliki sikap rendah hati, serta meneladani keikhlasan yang diajarkan kiai kepada santrinya.

"Semangat itu bermanfaat tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga bagi umat manusia. Maka, peringatan Hari Santri ini harus menjadi jalan untuk mengangkat kembali spirit Resolusi Jihad yang diwariskan KH Hasyim Asy’ari, demi terwujudnya peradaban yang menjunjung harkat dan martabat manusia,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Khariroh menyampaikan peringatan Hari Santri 2025 LAZISNU akan diramaikan dengan program-program sosial dan kemanusiaan.

"LAZISNU menyiapkan rangkaian kegiatan yang kami rangkum dalam tagline Santri Mandiri, Merawat Negeri, selama dua bulan melalui lima pilar program utama, yaitu NU Care Cerdas di bidang pendidikan, NU Care Berdaya di bidang ekonomi, NU Care Sehat bidang kesehatan, NU Care Damai untuk bidang dakwah dan kemanusiaan, serta NU Care Hijau bidang lingkungan," urai Riri.

Adapun bentuk kegiatan (1) NU Care Cerdas yaitu penyaluran beasiswa bagi guru ngaji, santri, penghafal Al-Qur’an, dan mahasiswa kurang mampu; (2) NU Care Berdaya berupa bantuan modal, pelatihan UMKM, serta literasi keuangan syariah untuk perempuan dan generasi muda; (3) NU Care Sehat dengan kegiatan screening mata bagi santri dan layanan kesehatan gratis; (4) NU Care Damai berupa santunan untuk anak yatim dan penghafal al-Qur’an; (5) NU Care Hijau melalui pelatihan pengelolaan sampah masjid dan pesantren serta penanaman pohon produktif di beberapa wilayah.

Dirinya menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang akan dijalankan prinsipnya berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan Banom di lingkungan NU.

"Sehingga diharapkan memberikan dampak positif dan nyata bagi para santri dsn masyarakat luas," pungkasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved