Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Bakal Gunakan APBN, Kemenag: Masih Kita Kaji

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 16:43 WIB
loading...
Pembangunan Ponpes Al-Khoziny...
Kementerian Agama tengah mengkaji wacana pembangunan Pesantren Al Khoziny dengan menggunakan anggaran APBN. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) merespons wacana pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur yang ambruk dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, wacana ini justru menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Wacana ini pertama kali diungkap Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan dana pembangunan juga bisa diperoleh dari pihak swasta.

“Al-Khoziny khusus, nah itu masih kita kaji sumbernya dari mana, apakah dari PU, atau dari Kementerian Agama, atau dari pihak lain, sedang kita pelajari,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Baca juga : Update Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny, 50 Korban Teridentifikasi

Kamaruddin menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Ponpes Al-Khoziny dan menilai peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola dan standar bangunan pesantren di Indonesia.

“Jadi momentum untuk kita melakukan langkah-langkah perbaikan ke depan. Mudah-mudahan bisa menjadi a blessing in disguise. Jadi dengan peristiwa Al-Khoziny kemarin semua pihak menjadi terbuka,” katanya.

Kamaruddin menambahkan, pada Selasa, 14 Oktober 2025, Menteri Agama dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Menteri PU dan Menteri Dalam Negeri. Kerja sama itu akan mencakup langkah-langkah teknis untuk memperkuat pengawasan dan standar keamanan bangunan pesantren di seluruh Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Rekomendasi
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved