Perpres Tata Kelola MBG Sudah di Meja Mensesneg, Masih Tunggu Masukan
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 16:33 WIB
loading...
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku draf Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah ada di mejanya. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku draf Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah ada di mejanya. Namun, ia mengaku, perpres itu belum diterbitkan lantaran masih menunggu masukan dari sejumlah pihak.
Prasetyo berkata, draf Perpres MBG sudah ada di mejanya. Ia berkata, draf itu akan dikirim ke Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
"Sudah (ada di meja draf MBG). Sebentar lagi dikirimin," ungkap Prasetyo saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).
Baca juga: Keracunan MBG Dicurigai Sabotase, MPSI Desak Aparat Usut Jejak Jaringan di Balik Dapur
Prasetyo berkata, perpres MBG belum disahkan lantaran masih menunggu masukan dari sejumlah pihak, terkhusus dari pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam aturan itu, kata Prasetyo, Kemenkes dan BPOM akan diberi tugas untuk mengawasi MBG.
"Menunggu masih ada beberapa masukan ya Terutama kemarin kan dari Kemenkes. kita ingin Kemenkes dan BPOM juga ikut terlibat untuk memberikan pengawasan. Jadi tunggu sabar juga sebentar," terang Prasetyo.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pemerintah menargetkan perpres mengenai Tata Kelola program MBG rampung pada pekan ini. Ia pun memastikan program tersebut akan tetap berjalan.
"Minggu ini harus selesai. Tapi kan begini, bukan karena Perpres belum ada kemudian tidak jalan kan tidak," ujar Prasetyo di acara HUT ke-80 TNI di lapangan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Prasetyo menegaskan keberadaan Perpres Tata Kelola MBG untuk menyempurnakan atau memperbaiki semaksimal mungkin pelaksanaan program MBG. Berdasarkan keinginan itu, pemerintah kini masih terus menyempurnakan isi Perpres Tata Kelola MBG.
"Tunggu dulu, masih disempurnakan. Jadi sebenarnya kan bukan berarti belum ada. Tapi kita betul-betul lintas kementerian," katanya.
"Apalagi, dengan beberapa masukan dan kejadian beberapa waktu belakangan, dan memang semangatnya kita kan tentu ingin program ini berjalan dengan sebaik-baiknya. Jadi tunggu mohon waktu agak sebentar supaya semuanya," ucap Prasetyo.
Prasetyo berkata, draf Perpres MBG sudah ada di mejanya. Ia berkata, draf itu akan dikirim ke Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
"Sudah (ada di meja draf MBG). Sebentar lagi dikirimin," ungkap Prasetyo saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).
Baca juga: Keracunan MBG Dicurigai Sabotase, MPSI Desak Aparat Usut Jejak Jaringan di Balik Dapur
Prasetyo berkata, perpres MBG belum disahkan lantaran masih menunggu masukan dari sejumlah pihak, terkhusus dari pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam aturan itu, kata Prasetyo, Kemenkes dan BPOM akan diberi tugas untuk mengawasi MBG.
"Menunggu masih ada beberapa masukan ya Terutama kemarin kan dari Kemenkes. kita ingin Kemenkes dan BPOM juga ikut terlibat untuk memberikan pengawasan. Jadi tunggu sabar juga sebentar," terang Prasetyo.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pemerintah menargetkan perpres mengenai Tata Kelola program MBG rampung pada pekan ini. Ia pun memastikan program tersebut akan tetap berjalan.
"Minggu ini harus selesai. Tapi kan begini, bukan karena Perpres belum ada kemudian tidak jalan kan tidak," ujar Prasetyo di acara HUT ke-80 TNI di lapangan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Prasetyo menegaskan keberadaan Perpres Tata Kelola MBG untuk menyempurnakan atau memperbaiki semaksimal mungkin pelaksanaan program MBG. Berdasarkan keinginan itu, pemerintah kini masih terus menyempurnakan isi Perpres Tata Kelola MBG.
"Tunggu dulu, masih disempurnakan. Jadi sebenarnya kan bukan berarti belum ada. Tapi kita betul-betul lintas kementerian," katanya.
"Apalagi, dengan beberapa masukan dan kejadian beberapa waktu belakangan, dan memang semangatnya kita kan tentu ingin program ini berjalan dengan sebaik-baiknya. Jadi tunggu mohon waktu agak sebentar supaya semuanya," ucap Prasetyo.
(rca)
Lihat Juga :