Komisi I DPR Tak Persoalkan Langkah Prabowo Lantik Wakil Dubes RI untuk China
Kamis, 09 Oktober 2025 - 17:43 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi I DPR RI tak menyoal langkah Presiden Prabowo Subianto melantik Irene sebagai Wakil Duta Besar RI untuk China . Penunjukan Wakil Dubes RI untuk China tersebut memiliki urgensi tersendiri sebagai pertimbangannya.
"Komisi I DPR RI memandang bahwa penunjukan Wakil Duta Besar RI untuk Tiongkok adalah langkah yang tepat dan memiliki urgensi tersendiri," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).
China, kata dia, merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dengan intensitas kerja sama yang sangat tinggi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, hingga pertahanan. "Kompleksitas hubungan ini menuntut kapasitas diplomatik yang lebih kuat dan responsif," ujarnya.
Baca Juga: Kenapa Ada Wakil Dubes RI di China? Kemlu Beri Penjelasan
Penambahan posisi wakil dubes yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ini dianggap mencerminkan kebutuhan untuk memperkuat struktur perwakilan diplomatik kita di Beijing. Apalagi, dengan rencana pembukaan konsulat jenderal baru di wilayah tersebut.
"Maka secara organisasi memang diperlukan penambahan personel yang mampu mendukung tugas-tugas strategis dan pelayanan terhadap Warga Negara Indonesia di sana," tuturnya.
Legislator Golkar itu menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI, yang memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan luar negeri, mendukung langkah ini selama prosesnya transparan dan sesuai dengan prinsip meritokrasi.
"Kami juga berharap penempatan Wakil Dubes ini dapat mempercepat respons diplomatik terhadap isu-isu bilateral dan regional yang berkembang, serta memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional yang melibatkan Tiongkok," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Prabowo melantik dubes dan wakil dubes, Rabu (8/10/2025). Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh LBBP dan Wakil Dubes RI yang resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto adalah:
1. Lukman Hakim Siregar, Dubes LBBP RI untuk Republik Arab Suriah, berkedudukan di Damaskus;
2. Adam Mulawarman Tugio, Dubes LBBP RI untuk Republik Sosialis Vietnam, berkedudukan di Hanoi;
3. Andy Rachmianto, Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg, Uni Eropa, berkedudukan di Brussels;
4. Kuncoro Giri Waseso, Dubes LBBP RI untuk Republik Arab Mesir, berkedudukan di Kairo;
5. Berlian Helmy, Dubes LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, berkedudukan di Baku;
6. R.M. Iman Hascarya Kusumo, Dubes LBBP RI untuk Malaysia, berkedudukan di Kuala Lumpur;
7. Listyowati, Dubes LBBP RI untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Dhaka;
8. Syahda Guruh Langkah Samudera, Dubes LBBP RI untuk Qatar, berkedudukan di Doha;
9. Hotmangaradja Pandjaitan, Dubes LBBP RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura;
10. Laurentius Amrih Jinangkung, Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belanda, berkedudukan di Den Haag;
11. Irene, Wakil Duta Besar pada Perwakilan Republik Indonesia di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.
"Komisi I DPR RI memandang bahwa penunjukan Wakil Duta Besar RI untuk Tiongkok adalah langkah yang tepat dan memiliki urgensi tersendiri," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).
China, kata dia, merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dengan intensitas kerja sama yang sangat tinggi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, hingga pertahanan. "Kompleksitas hubungan ini menuntut kapasitas diplomatik yang lebih kuat dan responsif," ujarnya.
Baca Juga: Kenapa Ada Wakil Dubes RI di China? Kemlu Beri Penjelasan
Penambahan posisi wakil dubes yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ini dianggap mencerminkan kebutuhan untuk memperkuat struktur perwakilan diplomatik kita di Beijing. Apalagi, dengan rencana pembukaan konsulat jenderal baru di wilayah tersebut.
"Maka secara organisasi memang diperlukan penambahan personel yang mampu mendukung tugas-tugas strategis dan pelayanan terhadap Warga Negara Indonesia di sana," tuturnya.
Legislator Golkar itu menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI, yang memiliki fungsi pengawasan terhadap kebijakan luar negeri, mendukung langkah ini selama prosesnya transparan dan sesuai dengan prinsip meritokrasi.
"Kami juga berharap penempatan Wakil Dubes ini dapat mempercepat respons diplomatik terhadap isu-isu bilateral dan regional yang berkembang, serta memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional yang melibatkan Tiongkok," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Prabowo melantik dubes dan wakil dubes, Rabu (8/10/2025). Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh LBBP dan Wakil Dubes RI yang resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto adalah:
1. Lukman Hakim Siregar, Dubes LBBP RI untuk Republik Arab Suriah, berkedudukan di Damaskus;
2. Adam Mulawarman Tugio, Dubes LBBP RI untuk Republik Sosialis Vietnam, berkedudukan di Hanoi;
3. Andy Rachmianto, Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg, Uni Eropa, berkedudukan di Brussels;
4. Kuncoro Giri Waseso, Dubes LBBP RI untuk Republik Arab Mesir, berkedudukan di Kairo;
5. Berlian Helmy, Dubes LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, berkedudukan di Baku;
6. R.M. Iman Hascarya Kusumo, Dubes LBBP RI untuk Malaysia, berkedudukan di Kuala Lumpur;
7. Listyowati, Dubes LBBP RI untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Dhaka;
8. Syahda Guruh Langkah Samudera, Dubes LBBP RI untuk Qatar, berkedudukan di Doha;
9. Hotmangaradja Pandjaitan, Dubes LBBP RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura;
10. Laurentius Amrih Jinangkung, Dubes LBBP RI untuk Kerajaan Belanda, berkedudukan di Den Haag;
11. Irene, Wakil Duta Besar pada Perwakilan Republik Indonesia di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.
(zik)
Lihat Juga :