Ibu Mertua Ungkap Kondisi Terkini Nadiem Makarim usai Operasi Wasir
Kamis, 09 Oktober 2025 - 13:42 WIB
loading...
Ibu mertua mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Sania Makki di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025). Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Ibu mertua mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim , Sania Makki mengungkapkan kondisi terkini menantunya itu usai menjalani operasi wasir. Saat ini, Nadiem tengah dalam proses pemulihan.
"Jadi, seperti kita ketahui, Mas Nadiem itu kan baru dioperasi, dan sekarang sedang dalam kondisi pemulihan. Jadi dalam pemulihan ini tentunya tidak serta-merta bisa dilakukan dalam 1-2 hari saja," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).
Dia mengungkapkan, setiap hari Nadiem membutuhkan pendamping untuk penggantian perban lantaran proses pembersihan pascaoperasi tak bisa dilakukan sendiri. Namun, dia yakin selama dibantarkan di rumah sakit, menantinya itu mendapatkan perawatan oleh tim medis.
Baca juga: Jajang C Noer Hadiri Sidang Praperadilan Nadiem Makarim: Saya Sedih
"Karena kondisi fistula perianal itu membutuhkan setiap harinya itu diganti perban, dilakukan pembersihan yang tidak bisa dilakukan sendiri. Jadi memang sekarang ini atas bantuan semua pihak, sedang dijalankan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Begitu juga saat ini, kata dia, Nadiem dikabarkan telah kembali ke Rutan Salemba. Namun, dia yakin petugas tetap melakukan perawatan terhadap menantunya itu.
"Betul. Kebetulan kalau saya secara pribadi tidak mengetahui, tapi saya yakin bahwa proses perawatan untuk pemulihan itu juga tetap dilaksanakan karena kondisi ini akan menentukan apakah nanti operasi yang kedua juga bisa sukses," jelasnya.
Dia menambahkan, Nadiem pun bakal kembali menjalani operasi untuk kedua kalinya atas sakitnya itu. Lantas, pascaoperasi pertama menjelang operasi kedua, dibutuhkan ketelitian dalam perawatan atas sakitnya Nadiem itu agar operasi kedua bisa berjalan lancar.
"Jadi ini juga buat kami sesuatu yang baru ya, bahwa ada kondisi namanya fistula perianal yang tidak semua orang juga mungkin memahami, bahwa proses itu ternyata tidak bisa dilakukan dalam 1 kali operasi, tapi harus 2 kali," papar
"Antara operasi pertama dan kedua, itu dibutuhkan pemulihan yang butuh ketelitian, yang butuh bantuan tenaga medis. Karena lokasinya di belakang, kita tidak bisa lihat ke belakang," kata Sania lagi.
"Jadi, seperti kita ketahui, Mas Nadiem itu kan baru dioperasi, dan sekarang sedang dalam kondisi pemulihan. Jadi dalam pemulihan ini tentunya tidak serta-merta bisa dilakukan dalam 1-2 hari saja," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).
Dia mengungkapkan, setiap hari Nadiem membutuhkan pendamping untuk penggantian perban lantaran proses pembersihan pascaoperasi tak bisa dilakukan sendiri. Namun, dia yakin selama dibantarkan di rumah sakit, menantinya itu mendapatkan perawatan oleh tim medis.
Baca juga: Jajang C Noer Hadiri Sidang Praperadilan Nadiem Makarim: Saya Sedih
"Karena kondisi fistula perianal itu membutuhkan setiap harinya itu diganti perban, dilakukan pembersihan yang tidak bisa dilakukan sendiri. Jadi memang sekarang ini atas bantuan semua pihak, sedang dijalankan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Begitu juga saat ini, kata dia, Nadiem dikabarkan telah kembali ke Rutan Salemba. Namun, dia yakin petugas tetap melakukan perawatan terhadap menantunya itu.
"Betul. Kebetulan kalau saya secara pribadi tidak mengetahui, tapi saya yakin bahwa proses perawatan untuk pemulihan itu juga tetap dilaksanakan karena kondisi ini akan menentukan apakah nanti operasi yang kedua juga bisa sukses," jelasnya.
Dia menambahkan, Nadiem pun bakal kembali menjalani operasi untuk kedua kalinya atas sakitnya itu. Lantas, pascaoperasi pertama menjelang operasi kedua, dibutuhkan ketelitian dalam perawatan atas sakitnya Nadiem itu agar operasi kedua bisa berjalan lancar.
"Jadi ini juga buat kami sesuatu yang baru ya, bahwa ada kondisi namanya fistula perianal yang tidak semua orang juga mungkin memahami, bahwa proses itu ternyata tidak bisa dilakukan dalam 1 kali operasi, tapi harus 2 kali," papar
"Antara operasi pertama dan kedua, itu dibutuhkan pemulihan yang butuh ketelitian, yang butuh bantuan tenaga medis. Karena lokasinya di belakang, kita tidak bisa lihat ke belakang," kata Sania lagi.
(rca)
Lihat Juga :