Genosida Masih Berlangsung, Buruh dan Ojol Bakal Gelar Aksi Solidaritas Selamatkan Gaza
Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
“Kami kecewa pada PBB. Kami kecewa pada ILO. Dunia internasional tidak bisa terus menonton pembantaian ini tanpa bertindak. Diam adalah bentuk keterlibatan," ungkap dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, aksi ini bukan sekadar protes, melainkan pernyataan nurani dari buruh dan pekerja jalanan Indonesia yang tidak mau menjadi penonton atas tragedi kemanusiaan di Gaza. “Jika lembaga global bisu, maka suara rakyat pekerja akan menggema. Kami tidak akan tinggal diam ketika anak-anak dibunuh dan dunia memilih melupakan," tuturnya.
Ia mengatakan, aksi pekerja, buruh, dan driver ojol bela kemanusiaan di Palestina bukan isu politik, tetapi soal nyawa manusia. "Ini soal keberpihakan terhadap yang tertindas. Dan kami memilih untuk berdiri bersama Palestina," katanya.
Dirinya mengajak kepada siapa pun yang mencintai perdamaian, apa pun profesinya untuk bergabung dan hadir dalam aksi kemanusiaan ini. “Kami bukan ingin jadi pahlawan. Kami hanya tidak ingin jadi penonton dalam tragedi genosida yang dibiarkan dunia. Solidaritas adalah kewajiban, bukan pilihan," ungkapnya.
Ricardo mengungkapkan, ada lima Tuntutan Aksi Buruh dan Ojol untuk Keadilan Kemanusiaan:
.jpg)
Lebih lanjut dia mengatakan, aksi ini bukan sekadar protes, melainkan pernyataan nurani dari buruh dan pekerja jalanan Indonesia yang tidak mau menjadi penonton atas tragedi kemanusiaan di Gaza. “Jika lembaga global bisu, maka suara rakyat pekerja akan menggema. Kami tidak akan tinggal diam ketika anak-anak dibunuh dan dunia memilih melupakan," tuturnya.
Ia mengatakan, aksi pekerja, buruh, dan driver ojol bela kemanusiaan di Palestina bukan isu politik, tetapi soal nyawa manusia. "Ini soal keberpihakan terhadap yang tertindas. Dan kami memilih untuk berdiri bersama Palestina," katanya.
Dirinya mengajak kepada siapa pun yang mencintai perdamaian, apa pun profesinya untuk bergabung dan hadir dalam aksi kemanusiaan ini. “Kami bukan ingin jadi pahlawan. Kami hanya tidak ingin jadi penonton dalam tragedi genosida yang dibiarkan dunia. Solidaritas adalah kewajiban, bukan pilihan," ungkapnya.
Ricardo mengungkapkan, ada lima Tuntutan Aksi Buruh dan Ojol untuk Keadilan Kemanusiaan:
Lihat Juga :