Polda Metro Siap Buka-bukaan dengan Keluarga Mendiang Arya Daru Pangayunan
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 14:57 WIB
loading...
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menyarankan keluarga mendiang Arya Daru Pangayunan bertemu dengan penyelidik yang menangani kasus kematiannya. Foto/Humas Polri
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya siap buka-bukaan menjawab kejanggalan pihak keluarga terhadap penanganan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan (ADP). Diketahui ADP ditemukan tewas terlilit lakban di kos Menteng, Jakarta Pusat.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menyarankan, pihak mendiang keluarga ADP bertemu dengan penyelidik yang menangani kasus ADP. Saran itu dilayangkan lantaran ia menilai, pihak keluarga masih belum mendapat penjelasan terkait penanganan kasus ADP.
Baca juga: Polda Metro Jaya Masih Cari Handphone Arya Daru Pangayunan
"Karena banyak sekali yang kurang apa namanya, mungkin kurang dipahami dan kurang dimengerti oleh pihak keluarga, makanya saya saranin kepada pihak lawyernya, salah satu lawyernya untuk segera bertemu pada pihak penyelidik, nanti penyelidik siap untuk memaparkan ulang seluruhnya," ujar Reonald saat dihubungi, Jumat (3/10/2025).
Reonald menyatakan siap akan "buka-bukaan" penanganan perkara kematian ADP. Ia juga menyatakan, penyelidik akan menunjukan semua barang bukti kepada pihak keluarga.
"Ditunjukkan semua alat bukti tersebut yang sudah dikumpulkan oleh penyelidik sampai dengan nanti menunjukkan email yang ada di laptop yang dimiliki korban yang ditemukan di kantor," ujar Reonald.
"Email-nya korban yang ada di laptop gitu kan, ditunjukkan lah nanti itu, biar yakin bahwa oh iya memang suami-suami itu ternyata korban ADP Ada yang mengirimkan pesan ini, ini, ini 2013, 2021 juga ada, akan ditunjukkan nanti Ini loh ada searching ini," tambahnya.
Baca juga: DPR Minta Jasad Arya Daru Diekshumasi, Ini Respons Polda Metro
Bahkan, kata dia, penyelidik siap memutar semua alat bukti CCTV yang disita. "Kan dikeluhkan kan CCTV itu cuma screenshootan aja. Akan kita tunjukkan, kita putarkan secara real 20 CCTV. Kalau nanti pihak keluarga mau melihat CCTV itu yang utuh-seutuhnya kita putarkan disitu," terang Reonald.
Kendati demikian, Reonald menyatakan, pihaknya terbuka dan siap untuk menjelaskan penanganan kasus ADP ke pihak keluarga. Ia menegaskan, penanganan kasus ini tak pernah ditutup-tutupi dan diintervensi.
"Siap, siap dari awal kami siap, dari awal polisi siap, tidak ada yang ditutupi masalah penanganan perkara ini, dan tidak ada apa namanya untuk mengubah keterangan dan lain-lain, tidak ada dan tidak ada intervensi dan tidak ada intimidasi dalam penanganan perkara ini, betul-betul ya pure pembuktian scientific crime investigation," kata Reonald.
"Nah nanti kalau memang dari pihak keluarga juga pengen ketemu mau untuk menyampaikan pertanyaan langsung kepada pihak ahli, boleh nanti ahli yang didatangkan silahkan bertanyakan masalah kepada ahli langsung," pungkasnya.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menyarankan, pihak mendiang keluarga ADP bertemu dengan penyelidik yang menangani kasus ADP. Saran itu dilayangkan lantaran ia menilai, pihak keluarga masih belum mendapat penjelasan terkait penanganan kasus ADP.
Baca juga: Polda Metro Jaya Masih Cari Handphone Arya Daru Pangayunan
"Karena banyak sekali yang kurang apa namanya, mungkin kurang dipahami dan kurang dimengerti oleh pihak keluarga, makanya saya saranin kepada pihak lawyernya, salah satu lawyernya untuk segera bertemu pada pihak penyelidik, nanti penyelidik siap untuk memaparkan ulang seluruhnya," ujar Reonald saat dihubungi, Jumat (3/10/2025).
Reonald menyatakan siap akan "buka-bukaan" penanganan perkara kematian ADP. Ia juga menyatakan, penyelidik akan menunjukan semua barang bukti kepada pihak keluarga.
"Ditunjukkan semua alat bukti tersebut yang sudah dikumpulkan oleh penyelidik sampai dengan nanti menunjukkan email yang ada di laptop yang dimiliki korban yang ditemukan di kantor," ujar Reonald.
"Email-nya korban yang ada di laptop gitu kan, ditunjukkan lah nanti itu, biar yakin bahwa oh iya memang suami-suami itu ternyata korban ADP Ada yang mengirimkan pesan ini, ini, ini 2013, 2021 juga ada, akan ditunjukkan nanti Ini loh ada searching ini," tambahnya.
Baca juga: DPR Minta Jasad Arya Daru Diekshumasi, Ini Respons Polda Metro
Bahkan, kata dia, penyelidik siap memutar semua alat bukti CCTV yang disita. "Kan dikeluhkan kan CCTV itu cuma screenshootan aja. Akan kita tunjukkan, kita putarkan secara real 20 CCTV. Kalau nanti pihak keluarga mau melihat CCTV itu yang utuh-seutuhnya kita putarkan disitu," terang Reonald.
Kendati demikian, Reonald menyatakan, pihaknya terbuka dan siap untuk menjelaskan penanganan kasus ADP ke pihak keluarga. Ia menegaskan, penanganan kasus ini tak pernah ditutup-tutupi dan diintervensi.
"Siap, siap dari awal kami siap, dari awal polisi siap, tidak ada yang ditutupi masalah penanganan perkara ini, dan tidak ada apa namanya untuk mengubah keterangan dan lain-lain, tidak ada dan tidak ada intervensi dan tidak ada intimidasi dalam penanganan perkara ini, betul-betul ya pure pembuktian scientific crime investigation," kata Reonald.
"Nah nanti kalau memang dari pihak keluarga juga pengen ketemu mau untuk menyampaikan pertanyaan langsung kepada pihak ahli, boleh nanti ahli yang didatangkan silahkan bertanyakan masalah kepada ahli langsung," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :