Sejumlah Organisasi Kepemudaan dan NGO Deklarasi Jaga Indonesia

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 07:45 WIB
loading...
Sejumlah Organisasi...
Sejumlah NGO dan organisasi kepemudaan mendeklarasikan Jaga Indonesia di Aula Istiqlal dan Terowongan Silaturahim, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Sejumlah NGO dan organisasi kepemudaan mendeklarasikan Jaga Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 menjadi momentum deklarasi ini. Mereka menyerukan gerakan #JAGAINDONESIA sebagai wujud komitmen menjaga bangsa dari berbagai ancaman disintegrasi.

Gerakan ini diikuti sejumlah organisasi kepemudaan dan NGO. Mulai dari The IDE Indonesia, Partisipasi Corak Kebangsaan, Center for Indonesian Strategic Resolutuon (CICSR), Koalisi Indonesia Anti Korupsi, Gerakan Indonesia Cerah, Centrum Muda Proaktif (KOSASI), Koalisi Indonesia Muda, Arus Informasi Santri Nusantara, dan MoRagister. Acara digelar di Aula Istiqlal dan Terowongan Silaturahim, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Baca juga: Ini Perbedaan Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila yang Sering Disalahpahami

Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober selalu menjadi pengingat pentingnya ideologi bangsa . Bagi generasi muda, momen ini tidak hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ajakan untuk menatap masa depan bangsa.

Koorpresnas Koalisi Indonesia Muda Onky Fachrur Rozie menekankan pentingnya partisipasi pemuda dalam dinamika kebangsaan. “Keterlibatan anak muda tidak boleh berhenti. Kita harus berani mengajukan gagasan yang jelas dan jangan menjadi silent majority agar bangsa ini tidak mudah di adu domba oleh penumpang gelap yang haus kekuasaan dan ujaran kebencian yang menciptakan ketakutan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar mengingatkan pentingnya memahami geopolitik sebagai kunci menjaga Indonesia. “Kalau bicara menjaga bangsa, kita tidak bisa buta pada dinamika dunia. Pemuda harus paham geopolitik nasional maupun internasional agar tidak mudah diperalat isu-isu global yang bisa memecah belah. Menjaga Indonesia bukan hanya soal retorika, tetapi juga kecerdasan membaca situasi global. Generasi muda dituntut tidak hanya bersemangat, tetapi juga strategis," ujar founder The IDE Indonesia ini.

Dalam forum tersebut, Makmun Rasyid dari Center for Indonesian Crisis Strategic Resolution (CICSR) menyoroti fenomena hoaks yang semakin masif. Menurutnya, penyebaran informasi palsu menjadi salah satu instrumen yang sengaja digunakan untuk melemahkan persatuan.

“Pancasila memang sakti, tetapi kita sebagai bangsa belum sepenuhnya sakti. Masih ada upaya infiltrasi dan provokasi yang mencoba menggerus persatuan. Hoaks bukan hanya menyesatkan, tapi juga memecah belah, membuat masyarakat saling curiga bahkan saling bermusuhan dan mengadu domba antara aparat dan rakyat,” ungkapnya. Baca juga: Diiringi Lagu Gugur Bunga, Prabowo-Gibran Tinjau Sumur Maut Lubang Buaya

Ketua Umum Arus informasi Santri Nusantara (AISNU) Ulinnuhaa Lazulfaa berharap pertemuan dan deklarasi Jaga Indonesia bisa memberikan dampak ke depan untuk bangsa. "Kalau bicara jaga Indonesia, santri punya sejarah panjang menjaga Indonesia. Kalau berbicara keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia, jangan sampai pak Prabowo bekerja sendiri. Bahwa boleh Masyarakat memberikan kritik, tapi jangan sampai ada oknum yang ingin mengadu domba Masyarakat dan pemerintah" tegasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Rekomendasi
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved