Menkes Rinci Virus dalam Kandungan MBG yang Bikin Siswa Keracunan
Rabu, 01 Oktober 2025 - 15:12 WIB
loading...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hasil penelitian epidemiologi dari Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimbulkan kasus keracunan di sejumlah daerah. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hasil penelitian epidemiologi dari Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimbulkan kasus keracunan di sejumlah daerah. Salah satu temuannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan adanya virus norovirus/rotavirus hingga hepatitis A virus.
“Jadi dari hasil penelitian epidemiologis dari seluruh SPPG yang kita lihat ada keracunan, ini adalah penyebab-penyebabnya secara medis,” kata Budi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Baca juga: Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Diduga Keracunan, Dinkes Bandung Barat Klaim Bukan karena MBG
Menkes pun mengungkapkan temuan bakteri, virus, dan kimia yang terkandung dalam MBG. Adapun rinciannya sebagai berikut:
Bakteri:
- salmonella
- escherichia coli
- bacillius cereus
- staphylococcus aureus
- clostridium perfringens
- listeria monocytogenes
- campylobacter jejuni
- shigella.
Virus:
- norovirus/rotavirus
- hepatitis A virus.
Kimia:
- nitrit
- scombrotoxin (histamine).
Baca juga: Marak Keracunan MBG, Dadan Hindayana Akui Belum Semua SPPG Punya Sanitasi yang Baik
Budi mengungkapkan, sejumlah temuan virus, bakteri dan bahan kimia itu menentukan treatmentnya. Di sisi lain, kata dia, temuan kandungan itu juga bisa melacak sumber penyebabnya.
"Karena masing-masing, bakteri virus itu kan berbeda-beda timbulnya. Dan ketiga ini membantu kita untuk memastikan semua laboratorium kesehatan masyarakat di kabupaten kota harus siap juga untuk meneliti ini," ujar Budi.
“Jadi dari hasil penelitian epidemiologis dari seluruh SPPG yang kita lihat ada keracunan, ini adalah penyebab-penyebabnya secara medis,” kata Budi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Baca juga: Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Diduga Keracunan, Dinkes Bandung Barat Klaim Bukan karena MBG
Menkes pun mengungkapkan temuan bakteri, virus, dan kimia yang terkandung dalam MBG. Adapun rinciannya sebagai berikut:
Bakteri:
- salmonella
- escherichia coli
- bacillius cereus
- staphylococcus aureus
- clostridium perfringens
- listeria monocytogenes
- campylobacter jejuni
- shigella.
Virus:
- norovirus/rotavirus
- hepatitis A virus.
Kimia:
- nitrit
- scombrotoxin (histamine).
Baca juga: Marak Keracunan MBG, Dadan Hindayana Akui Belum Semua SPPG Punya Sanitasi yang Baik
Budi mengungkapkan, sejumlah temuan virus, bakteri dan bahan kimia itu menentukan treatmentnya. Di sisi lain, kata dia, temuan kandungan itu juga bisa melacak sumber penyebabnya.
"Karena masing-masing, bakteri virus itu kan berbeda-beda timbulnya. Dan ketiga ini membantu kita untuk memastikan semua laboratorium kesehatan masyarakat di kabupaten kota harus siap juga untuk meneliti ini," ujar Budi.
(rca)
Lihat Juga :