Kuota Haji Indonesia 2026 Sebanyak 221 Ribu Jemaah
Selasa, 30 September 2025 - 12:35 WIB
loading...
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kuota haji Indonesia untuk pelaksanaan ibadah haji 2026 berada di angka 221 ribu jemaah. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kuota haji Indonesia untuk pelaksanaan ibadah haji 2026 berada di angka 221 ribu jemaah. Jumlah tersebut sama dengan kuota pelaksanaan ibadah haji 2025.
Hal itu ia sampaikan seusai Kementerian Haji dan Umrah bersama Kejaksaan Agung terkait penyelenggaraan haji yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (30/9/2025).
"Terkait dengan kuota kita tetap (sama) tahun ini sekitar 221.000 jemaah haji yang akan diberangkatkan ke Saudi Arabia," kata Dahnil.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut nantinya dibagi untuk kuota haji reguler dan khusus. Adapun besarannya 92 persen untuk reguler dan 8 persen haji khusus.
Baca Juga: Petugas Haji akan Masuk Barak, Dilatih Fisik hingga Bahasa Arab
"Artinya ada sekitar 203.000 untuk reguler, kemudian sekitar kurang lebih 17.000-an untuk jemaah haji khusus," ujarnya.
Awalnya, Dahnil mengungkapkan, proses seleksi petugas haji diperkirakan akan dimulai pada November. "Kemudian mereka harus masuk barak selama kurang lebih 3 minggu sampai dengan 4 minggu," kata Dahnil.
Dahnil menjelaskan, pelatihan ini dilakukan seusai mendapat banyak laporan keluhan soal kinerja petugas haji. "Mereka dilatih tiga hal yang sering saya sebutkan itu, yaitu fisik, ketahanan fisik, kemudian kedua itu fikih dasar haji, kemudian bahasa Arab dasar," ujarnya.
Hal itu ia sampaikan seusai Kementerian Haji dan Umrah bersama Kejaksaan Agung terkait penyelenggaraan haji yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (30/9/2025).
"Terkait dengan kuota kita tetap (sama) tahun ini sekitar 221.000 jemaah haji yang akan diberangkatkan ke Saudi Arabia," kata Dahnil.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut nantinya dibagi untuk kuota haji reguler dan khusus. Adapun besarannya 92 persen untuk reguler dan 8 persen haji khusus.
Baca Juga: Petugas Haji akan Masuk Barak, Dilatih Fisik hingga Bahasa Arab
"Artinya ada sekitar 203.000 untuk reguler, kemudian sekitar kurang lebih 17.000-an untuk jemaah haji khusus," ujarnya.
Petugas Haji Masuk Barak
Dahnil juga mengatakan, petugas haji akan mendapatkan sejumlah pelatihan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Mereka yang terpilih akan mengikuti pelatihan di barak.Awalnya, Dahnil mengungkapkan, proses seleksi petugas haji diperkirakan akan dimulai pada November. "Kemudian mereka harus masuk barak selama kurang lebih 3 minggu sampai dengan 4 minggu," kata Dahnil.
Dahnil menjelaskan, pelatihan ini dilakukan seusai mendapat banyak laporan keluhan soal kinerja petugas haji. "Mereka dilatih tiga hal yang sering saya sebutkan itu, yaitu fisik, ketahanan fisik, kemudian kedua itu fikih dasar haji, kemudian bahasa Arab dasar," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :