GP Ansor Goes to China, Ketum Addin Pimpin Kunjungan ke Guangdong University di Guangzhou
Sabtu, 27 September 2025 - 06:19 WIB
loading...
GP Ansor melakukan kunjungan ke Guangdong University Of Foreign Studies (GDUFS) di Guangzhou, China. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) terus memperluas jejaring internasional. Salah satunya dengan melakukan kunjungan ke Guangdong University Of Foreign Studies (GDUFS) di Guangzhou, China.
Kunjungan yang dilakukan dalam rangka kegiatan GP Ansor Goes to China: Leadership, Business, and Culture Trip 2025 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China ini dilaksanakan pada 26–30 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ansor University, yang difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kader agar lebih adaptif terhadap tantangan global, terutama di bidang kebudayaan dan ekonomi.
Baca juga: LBH GP Ansor Desak Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota Banser di Acara Pengajian
Kunjungan 23 kader GP Ansor ini dipimpin langsung Ketua Umum PP GP Ansor, H. Addin Jauharudin, didampingi jajaran pengurus harian, serta perwakilan pimpinan wilayah dan cabang tersebut di sambut langsung Lektor Kepala GDUFS Xiao Lixian bersama para dosen dan mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, GP Ansor dan pihak GDUFS bertukar pandangan terkait pendidikan, kebudayaan, hingga model pengembangan ekonomi di kedua negara.
“Kader Ansor harus siap menghadapi tantangan global dengan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan wawasan kebudayaan. Kunjungan ke GDUFS Guangzhou ini menjadi langkah awal memperkuat jejaring internasional GP Ansor demi masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar H. Addin Jauharudin, Sabtu (27/9/2025).
Sebagai tindak lanjut, GP Ansor menargetkan kerja sama lebih luas dengan universitas dan lembaga pendidikan luar negeri, membuka akses beasiswa kader, serta memperkuat kapasitas kader dalam penguasaan teknologi digital, bahasa asing, dan soft skills.
Baca juga: Apresiasi Pidato Prabowo di KTT PBB, GP Ansor: Sejalan Nilai Kemanusiaan dan Islam
Selain itu, GP Ansor juga mendorong kemitraan strategis dengan GDUFS dalam penyusunan blue book pembangunan ekonomi, sejalan dengan peran Ansor sebagai organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia bahkan dunia.
“Dengan langkah ini, GP Ansor menegaskan komitmennya melahirkan kader unggul yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan peradaban dunia,” katanya.
Selama lima hari, peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah institusi, perusahaan, hingga pusat kebudayaan di beberapa kota besar di Provinsi Guangdong, termasuk Guangzhou, Foshan, Dongguan, hingga Shenzhen.
Rangkaian kegiatan di antaranya kunjungan ke Guangdong Foreign Studies University, Guangzhou Urban Planning Exhibition Center, pameran internasional Guangzhou International Clothing Supply Chain Expo, serta situs bersejarah Islam seperti Masjid Saad bin Abi Waqqash dan Masjid Huaisheng.
Selain itu, rombongan juga dijadwalkan bertemu dengan asosiasi bisnis dan perusahaan besar seperti Eagle Brand Group, AI Meta-X, Mindray, Huawei, hingga Guangdong Topstar Technology Co., Ltd.
Kunjungan yang dilakukan dalam rangka kegiatan GP Ansor Goes to China: Leadership, Business, and Culture Trip 2025 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China ini dilaksanakan pada 26–30 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ansor University, yang difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kader agar lebih adaptif terhadap tantangan global, terutama di bidang kebudayaan dan ekonomi.
Baca juga: LBH GP Ansor Desak Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota Banser di Acara Pengajian
Kunjungan 23 kader GP Ansor ini dipimpin langsung Ketua Umum PP GP Ansor, H. Addin Jauharudin, didampingi jajaran pengurus harian, serta perwakilan pimpinan wilayah dan cabang tersebut di sambut langsung Lektor Kepala GDUFS Xiao Lixian bersama para dosen dan mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, GP Ansor dan pihak GDUFS bertukar pandangan terkait pendidikan, kebudayaan, hingga model pengembangan ekonomi di kedua negara.
“Kader Ansor harus siap menghadapi tantangan global dengan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan wawasan kebudayaan. Kunjungan ke GDUFS Guangzhou ini menjadi langkah awal memperkuat jejaring internasional GP Ansor demi masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar H. Addin Jauharudin, Sabtu (27/9/2025).
Sebagai tindak lanjut, GP Ansor menargetkan kerja sama lebih luas dengan universitas dan lembaga pendidikan luar negeri, membuka akses beasiswa kader, serta memperkuat kapasitas kader dalam penguasaan teknologi digital, bahasa asing, dan soft skills.
Baca juga: Apresiasi Pidato Prabowo di KTT PBB, GP Ansor: Sejalan Nilai Kemanusiaan dan Islam
Selain itu, GP Ansor juga mendorong kemitraan strategis dengan GDUFS dalam penyusunan blue book pembangunan ekonomi, sejalan dengan peran Ansor sebagai organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia bahkan dunia.
“Dengan langkah ini, GP Ansor menegaskan komitmennya melahirkan kader unggul yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan peradaban dunia,” katanya.
Selama lima hari, peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah institusi, perusahaan, hingga pusat kebudayaan di beberapa kota besar di Provinsi Guangdong, termasuk Guangzhou, Foshan, Dongguan, hingga Shenzhen.
Rangkaian kegiatan di antaranya kunjungan ke Guangdong Foreign Studies University, Guangzhou Urban Planning Exhibition Center, pameran internasional Guangzhou International Clothing Supply Chain Expo, serta situs bersejarah Islam seperti Masjid Saad bin Abi Waqqash dan Masjid Huaisheng.
Selain itu, rombongan juga dijadwalkan bertemu dengan asosiasi bisnis dan perusahaan besar seperti Eagle Brand Group, AI Meta-X, Mindray, Huawei, hingga Guangdong Topstar Technology Co., Ltd.
(cip)
Lihat Juga :