Habib Nabiel Al Musawa Beberkan Peran Ulama dan Habaib Perjuangkan NKRI
Sabtu, 27 September 2025 - 01:57 WIB
loading...
Habib Nabiel Al Musawa menegaskan bahwa berdirinya NKRI, salah satunya hasil perjuangan dari para ulama dan habaib. Hal itu disampaikan dalam tausiah di acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia di Masjid Istiqlal, Jumat (26/9/2025) malam. Foto/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Al Musawa, menegaskan bahwa berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), salah satunya hasil perjuangan dari para ulama dan habaib. Hal itu disampaikan dalam tausiah di acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertajuk 'Doa Untuk Bangsa' di Masjid Istiqlal , Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025) malam.
"Negara kita ini, NKRI tercinta ini, bumi pertiwi ini adalah hasil perjuangan, pembelaan dari para ulama dan juga habaib," kata Habib Nabiel.
Dia menyinggung sejumlah tokoh-tokoh atau pahlawan di Indonesia seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, hingga Teuku Umar merupakan sosok ulama.
Baca Juga: Cahaya Hati Cahaya Indonesia, Menag Nasaruddin Umar: Jangan Pertentangkan Kebangsaan dan Keagamaan
"Bahkan, KH Hasyim Asy'ari pendiri salah satu ormas yaitu Nahdlatul Ulama sampai mengeluarkan Resolusi Jihad Oktober 1945. Itu perjuangan para ulama," ujarnya.
Tak hanya para ulama, dia menyebut para habaib juga memiliki peran penting dalam berdirinya NKRI hingga saat ini. Karena itu, dia mengajak para ulama dan habaib untuk mendoakan keutuhan bangsa Indonesia tercinta ini.
"Lambang negara kita itu yang merancang adalah Sultan Hamid Algadri, yaitu habaib dari Pontianak. Lagu Hari Merdeka, lagu Syukur itu dibuat oleh H Mutahar. Siapa H Mutahar? Habib Husein Al Mutahar dari Semarang. Jadi, ulama dan habaib wajib kita mendoakan negeri kita dan menjaga bangsa kita," tuturnya.
"Negara kita ini, NKRI tercinta ini, bumi pertiwi ini adalah hasil perjuangan, pembelaan dari para ulama dan juga habaib," kata Habib Nabiel.
Dia menyinggung sejumlah tokoh-tokoh atau pahlawan di Indonesia seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, hingga Teuku Umar merupakan sosok ulama.
Baca Juga: Cahaya Hati Cahaya Indonesia, Menag Nasaruddin Umar: Jangan Pertentangkan Kebangsaan dan Keagamaan
"Bahkan, KH Hasyim Asy'ari pendiri salah satu ormas yaitu Nahdlatul Ulama sampai mengeluarkan Resolusi Jihad Oktober 1945. Itu perjuangan para ulama," ujarnya.
Tak hanya para ulama, dia menyebut para habaib juga memiliki peran penting dalam berdirinya NKRI hingga saat ini. Karena itu, dia mengajak para ulama dan habaib untuk mendoakan keutuhan bangsa Indonesia tercinta ini.
"Lambang negara kita itu yang merancang adalah Sultan Hamid Algadri, yaitu habaib dari Pontianak. Lagu Hari Merdeka, lagu Syukur itu dibuat oleh H Mutahar. Siapa H Mutahar? Habib Husein Al Mutahar dari Semarang. Jadi, ulama dan habaib wajib kita mendoakan negeri kita dan menjaga bangsa kita," tuturnya.
(zik)
Lihat Juga :