Untuk Sementara Posisi Menkumham Dijabat Mahfud MD

Sabtu, 12 September 2020 - 18:42 WIB
loading...
Untuk Sementara Posisi...
Menkumham Yasonna Laoly beberapa waktu ke depan akan ke luar negeri menghadiri acara Majelis Negara Anggota World Intellectual Property Organization di Swiss. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly beberapa waktu ke depan akan melakukan perjalanan luar negeri guna menghadiri acara sidang Majelis Negara Anggota World Intellectual Property Organization di Jenewa, Swiss.

(Baca juga: Bertambah 3.806 Kasus Baru, Total 214.746 Orang Positif Covid-19)

Untuk sementara, tugas Yasonna akan diserahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Dalam arti, Mahfud akan menjadi Menkumham Ad Interim. Pengumuman itu disampaikan Mahfud melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd.

Atas penunjukannya sebagai Menkumham Ad Interim, dia menjelaskan bahwa itu adalah hal yang biasa saja dan tidak perlu terlalu dubawa serius. (Baca juga: Satgas Sebut Pembatasan Mobilitas Penduduk Cegah Potensi Penularan Covid-19)

"Jadi menteri ad interim itu biasa dan rutin saja, tidak ada sesuatu yang terlalu serius. Setelah dua pekan lalu saya jadi menteri dalam negeri ad interim, pekan depan saya jadi menteri ad interim Kemenkumham lagi," kata Mahfud Sabtu (11/9/2020).

Dalam cuitan tersebut Mahfud juga melampirkan sebuah foto surat berkop Menteri Sekretaris Negara. Surat tersebut bernomor B/681/MSesneg/D-3/AN.00.03/09/2020 tertanggal 9 September 2020 yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Sebelumnya, ketika Mendagri Tito Karnavian berkunjung ke Singapura pada tanggal 28-30 Agustus 2020 Mahfud ditunjuk sebagai Mendagri Ad Interim. Kunjungan Tito ke Singapura dalam rangka membahas penanggulangan virus Corona (Covid-19).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Rekomendasi
Versi Rusia, Serangan...
Versi Rusia, Serangan Rudalnya di Sumy Tewaskan 60 Komandan Ukraina dan NATO
5 Hal yang Perlu Dilakukan...
5 Hal yang Perlu Dilakukan sebelum Sedot Lemak, Biar Tetap Aman
Dokter Pemerkosa Pasien...
Dokter Pemerkosa Pasien RSHS Bisa Dihukum Kebiri, Veronica Tan: Patut Dipertimbangkan
Berita Terkini
4 Hakim Jadi Tersangka...
4 Hakim Jadi Tersangka Suap Vonis Korupsi Minyak Goreng, DPR: Gaji Tinggi Tak Jamin Terima Suap
6 menit yang lalu
Deretan Irjen Pol Peraih...
Deretan Irjen Pol Peraih Adhi Makayasa 1990-an, Nomor 5 Mantan Ajudan Jokowi
18 menit yang lalu
Jelang Penutupan, 205.690...
Jelang Penutupan, 205.690 Jemaah Reguler Telah Lunasi Biaya Haji
40 menit yang lalu
Sidang Korupsi Timah,...
Sidang Korupsi Timah, Ahli Soroti Adanya Kekeliruan Perhitungan Kerugian Negara
1 jam yang lalu
5 Fakta Lodewijk Freidrich...
5 Fakta Lodewijk Freidrich Paulus, Mantan Danjen Kopassus yang Ditunjuk Jadi Wamenko Polkam
3 jam yang lalu
5 Fakta Arif Nuryanta,...
5 Fakta Arif Nuryanta, Ketua PN Jakarta Selatan Jadi Tersangka Suap Rp60 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved