Tim Transformasi Bakal Bekerja Sama dengan Komisi Reformasi Polri Bentukan Presiden
Selasa, 23 September 2025 - 10:24 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang bakal bekerja sama dengan Komisi Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo Subianto. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Tim yang baru dibentuk tersebut dikomandoi oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, tim transformasi tersebut nantinya tidak akan berjalan sendiri. Melainkan bakal bekerja sama dengan Komisi Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Tim Reformasi Polri Bikinan Kapolri Tuai Kritik, Tak Libatkan Unsur Masyarakat
"Surat perintah Kapolri nantinya bekerja sama dengan tim yang dibentuk Presiden yakni komisi reformasi kepolisian, serta tokoh-tokoh masyarakat nasional, pakar akademisi budayawan juga lembaga-lembaga independen lainnya, selaras dengan harapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta yang menjadi tuntutan masyarakat," kata Trunoyudo saat dikonfirmasi, Selasa (23/9/2025).
Trunoyudo menjelaskan, tim akselerasi transformasi Polri merupakan percepatan mewujudkan program transformasi yang telah menjadi gagasan Kapolri.
"Yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan," ujar Trunoyudo.
Baca juga: Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Kalemdiklat Jadi Ketua
Oleh sebab itu, Trunoyudo menegaskan, tak ada agenda lain dalam bentukan tim transformasi Polri. Pasalnya, Korps Bhayangkara bakal terus membuka ruang kritik dan saran untuk seluruh elemen masyarakat.
"Polri selalu membuka ruang, masukan dan krtik secara konstruktif untuk perbaikan ke depannya," ucap Trunoyudo.
Sebelumnya, Kapolri membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri melalui Surat Perintah Kapolri dengan Nomor Sprin/ 2749 /X/TUK.2.1./2025.
Berdasarkan dokumen yang dilihat, Tim Transformasi Reformasi Polri terdiri dari 52 pejabat tinggi dan menengah Polri. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk menjadi ketua tim.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertugas sebagai pelindung dan Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjadi penasihat.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, tim transformasi tersebut nantinya tidak akan berjalan sendiri. Melainkan bakal bekerja sama dengan Komisi Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Tim Reformasi Polri Bikinan Kapolri Tuai Kritik, Tak Libatkan Unsur Masyarakat
"Surat perintah Kapolri nantinya bekerja sama dengan tim yang dibentuk Presiden yakni komisi reformasi kepolisian, serta tokoh-tokoh masyarakat nasional, pakar akademisi budayawan juga lembaga-lembaga independen lainnya, selaras dengan harapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta yang menjadi tuntutan masyarakat," kata Trunoyudo saat dikonfirmasi, Selasa (23/9/2025).
Trunoyudo menjelaskan, tim akselerasi transformasi Polri merupakan percepatan mewujudkan program transformasi yang telah menjadi gagasan Kapolri.
"Yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan," ujar Trunoyudo.
Baca juga: Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Kalemdiklat Jadi Ketua
Oleh sebab itu, Trunoyudo menegaskan, tak ada agenda lain dalam bentukan tim transformasi Polri. Pasalnya, Korps Bhayangkara bakal terus membuka ruang kritik dan saran untuk seluruh elemen masyarakat.
"Polri selalu membuka ruang, masukan dan krtik secara konstruktif untuk perbaikan ke depannya," ucap Trunoyudo.
Sebelumnya, Kapolri membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri melalui Surat Perintah Kapolri dengan Nomor Sprin/ 2749 /X/TUK.2.1./2025.
Berdasarkan dokumen yang dilihat, Tim Transformasi Reformasi Polri terdiri dari 52 pejabat tinggi dan menengah Polri. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana ditunjuk menjadi ketua tim.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertugas sebagai pelindung dan Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjadi penasihat.
(shf)
Lihat Juga :