DPR Pastikan Stok BBM Subsidi untuk Petani dan Nelayan Tersedia
Sabtu, 20 September 2025 - 19:38 WIB
loading...
Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar Eko Wahyudi memastikan kuota dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk para petani dan nelayan tersedia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar Eko Wahyudi memastikan kuota dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali. Kelangkaan yang sempat terjadi di beberapa SPBU swasta hanya masalah manajemen suplay chain yang tidak disesuaikan dengan kuota dan longgar terhadap permintaan karena faktor brand loyalty konsumen.
Padahal tahun ini kuota impor BBM nonsubsidi untuk SPBU swasta sudah naik 110% dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Pastikan Subsidi Tepat Sasaran, Menteri Bahlil: Karena itu Hak Rakyat yang Tidak Mampu
"Secara nasional stok BBM subsidi aman, dan petani serta masyarakat nelayan tidak perlu kawatir, dan dipastikan tidak ada kelangkaan di seluruh Indonesia,” kata Eko Wahyudi, Sabtu (20/9/2025).
"Fraksi Golkar akan terus mendukung kebijakan pemerintah agar pasokan energi terjaga, terkendali, dan masyarakat mendapatkan kepastian layanan terutama untuk operasionalisasi alat sistem pertanian, kapal nelayan dan kelangsungan industri kecil yang bergerak di bidang pengolahan hasil pertanian dan perikanan dalam meningkatkan nilai tambah produk,” katanya.
Pemerintah telah menetapkan total volume BBM bersubsidi yang dialokasikan pada 2025 mencapai 19,41 juta kiloliter (Kl).
Baca juga: Rangkaian HUT TNI di Monas, Angkatan Darat Pamerkan Tank Harimau
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengalokasikan kuota BBM bersubsidi bagi kelompok nelayan kecil/sektor perikanan atau Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar nelayan sekitar 2,3 juta-2,4 juta kl dan berkomitmen pasokan tetap aman dan terkendali.
Padahal tahun ini kuota impor BBM nonsubsidi untuk SPBU swasta sudah naik 110% dari tahun sebelumnya.
Baca juga: Pastikan Subsidi Tepat Sasaran, Menteri Bahlil: Karena itu Hak Rakyat yang Tidak Mampu
"Secara nasional stok BBM subsidi aman, dan petani serta masyarakat nelayan tidak perlu kawatir, dan dipastikan tidak ada kelangkaan di seluruh Indonesia,” kata Eko Wahyudi, Sabtu (20/9/2025).
"Fraksi Golkar akan terus mendukung kebijakan pemerintah agar pasokan energi terjaga, terkendali, dan masyarakat mendapatkan kepastian layanan terutama untuk operasionalisasi alat sistem pertanian, kapal nelayan dan kelangsungan industri kecil yang bergerak di bidang pengolahan hasil pertanian dan perikanan dalam meningkatkan nilai tambah produk,” katanya.
Pemerintah telah menetapkan total volume BBM bersubsidi yang dialokasikan pada 2025 mencapai 19,41 juta kiloliter (Kl).
Baca juga: Rangkaian HUT TNI di Monas, Angkatan Darat Pamerkan Tank Harimau
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengalokasikan kuota BBM bersubsidi bagi kelompok nelayan kecil/sektor perikanan atau Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar nelayan sekitar 2,3 juta-2,4 juta kl dan berkomitmen pasokan tetap aman dan terkendali.
(shf)
Lihat Juga :