Prabowo Bertolak ke AS Hadiri Sidang Umum PBB Ke-80
Jum'at, 19 September 2025 - 23:43 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri Sidang Umum PBB yang berlangsung di New York pada 22-23 September 2025. Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di New York pada 22-23 September 2025. Dari Landasan Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo memulai kunjungan kerjanya ke sejumlah negara termasuk AS.
Dari pantauan SindoNews, mobil yang ditumpangi Prabowo tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 23.10 WIB. Setibanya, ia langsung menyalami sejumlah pejabat petinggi lembaga negara yang turut melepas Presiden Prabowo. Mereka ialah Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Baca juga: Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB Bakal Singgung Isu Palestina
Kemudian, ada juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Kemudian, Prabowo menaiki tangga pesawat. Sebelum masuk ke kabin, ia memberi hormat pada pejabat. Terlihat pula Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menemani Prabowo masuk ke dalam pesawat Garuda Indonesia.
“Pada malam hari ini, Bapak Presiden akan bertolak memulai rangkaian kunjungannya ke New York dalam rangka menghadiri sidang umum Persekatan Bangsa-Bangsa yang ke-80,” kata Sugiono kepada awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025) malam.
Sugiono mengatakan Prabowo hadir pada Sidang Umum PBB ke-80. Dengan mengusung tema “Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights”, kehadiran Presiden Prabowo diharapkan bisa menjadi semangat Indonesia dalam memperkuat diplomasi.
Baca juga: Prabowo Akan Pidato di PBB Setelah Trump dan Lula, Dino Patti Djalal: Sejarahnya seperti Bung Karno
“Yang juga merupakan satu sidang umum di mana merupakan satu titik untuk memperbarui kembali semangat multilateralisme di tengah situasi dan kondisi global dewasa ini,” jelasnya.
Sugiono menyebut Prabowo direncakana akan berada di New York selama dua hari. Di kota tersebut, Prabowo tidak hanya menghadiri agenda Sidang Umum PBB.
“Bapak Presiden rencananya akan berada di New York sampai dengan tanggal 23, menghadiri beberapa agenda, utamanya nanti ada agenda tentang Two State Solution pada tanggal 22 September, yang kemudian akan dilanjutkan dengan acara pembukaan dan debat pada sidang umum tanggal 23 September,” paparnya.
“Kemudian nanti juga akan ada beberapa agenda pertemuan di New York,” ucap Sugiono menambahkan.
Adapun, Sugiono mengungkap Prabowo akan menjadi salah satu pembicara dalam sidang umum PBB ini. Presiden Prabowo mendapat urutan ketiga usai Brazil dan Amerika Serikat.
“Beliau mendapatkan urutan berbicara yang ke-3 setelah Brazil dan Amerika Serikat,” ungkapnya.
Menlu menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke empat negara. Empat negara yang bakal dikunjunginya yakni Jepang, Amerika Serikat (AS), Kanada, hingga Belanda.
Selepas dari New York, lanjut Sugiono, Presiden akan melakukan lawatan ke Kanada dan Belanda. Selama berada di Ottawa, Kanada, ia akan menyaksikan penandatanganan CEPA antara Indonesia dan Kanada.
"Kemudian dari Ottawa beliau akan ke Belanda, rencananya akan diterima oleh Raja dan Actinh Perdana Menteri Belanda, dan setelah itu akan kembali ke Tanah Air," ujar Menlu./
Dari pantauan SindoNews, mobil yang ditumpangi Prabowo tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 23.10 WIB. Setibanya, ia langsung menyalami sejumlah pejabat petinggi lembaga negara yang turut melepas Presiden Prabowo. Mereka ialah Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Baca juga: Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB Bakal Singgung Isu Palestina
Kemudian, ada juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Kemudian, Prabowo menaiki tangga pesawat. Sebelum masuk ke kabin, ia memberi hormat pada pejabat. Terlihat pula Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menemani Prabowo masuk ke dalam pesawat Garuda Indonesia.
“Pada malam hari ini, Bapak Presiden akan bertolak memulai rangkaian kunjungannya ke New York dalam rangka menghadiri sidang umum Persekatan Bangsa-Bangsa yang ke-80,” kata Sugiono kepada awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025) malam.
Sugiono mengatakan Prabowo hadir pada Sidang Umum PBB ke-80. Dengan mengusung tema “Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights”, kehadiran Presiden Prabowo diharapkan bisa menjadi semangat Indonesia dalam memperkuat diplomasi.
Baca juga: Prabowo Akan Pidato di PBB Setelah Trump dan Lula, Dino Patti Djalal: Sejarahnya seperti Bung Karno
“Yang juga merupakan satu sidang umum di mana merupakan satu titik untuk memperbarui kembali semangat multilateralisme di tengah situasi dan kondisi global dewasa ini,” jelasnya.
Sugiono menyebut Prabowo direncakana akan berada di New York selama dua hari. Di kota tersebut, Prabowo tidak hanya menghadiri agenda Sidang Umum PBB.
“Bapak Presiden rencananya akan berada di New York sampai dengan tanggal 23, menghadiri beberapa agenda, utamanya nanti ada agenda tentang Two State Solution pada tanggal 22 September, yang kemudian akan dilanjutkan dengan acara pembukaan dan debat pada sidang umum tanggal 23 September,” paparnya.
“Kemudian nanti juga akan ada beberapa agenda pertemuan di New York,” ucap Sugiono menambahkan.
Adapun, Sugiono mengungkap Prabowo akan menjadi salah satu pembicara dalam sidang umum PBB ini. Presiden Prabowo mendapat urutan ketiga usai Brazil dan Amerika Serikat.
“Beliau mendapatkan urutan berbicara yang ke-3 setelah Brazil dan Amerika Serikat,” ungkapnya.
Menlu menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke empat negara. Empat negara yang bakal dikunjunginya yakni Jepang, Amerika Serikat (AS), Kanada, hingga Belanda.
Selepas dari New York, lanjut Sugiono, Presiden akan melakukan lawatan ke Kanada dan Belanda. Selama berada di Ottawa, Kanada, ia akan menyaksikan penandatanganan CEPA antara Indonesia dan Kanada.
"Kemudian dari Ottawa beliau akan ke Belanda, rencananya akan diterima oleh Raja dan Actinh Perdana Menteri Belanda, dan setelah itu akan kembali ke Tanah Air," ujar Menlu./
(shf)
Lihat Juga :